Robinson: Caleg Golkar Bukan Versi Samad dan Zakir Mando

/ Rabu, 26 September 2018 / 21.46
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Robinson Missy.
HALBAR - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Robinson Missy menyampaikan  calon legislatif saat ini bukan versi Samad H. Moid atau Ahmad Zakir Mando namun untuk saat ini adalah caleg Partai Golkar.

"Jadi caleg itu bukan lagi versi Samad dan Zakir Mando, namun yang ada itu adalah caleg partai Golkar, tegas Robinson Missy, kepada wartawan Nusantaratimur.com, Rabu (26/09/2018).

Robinson pada kesempatan itu, juga mengoreksi  putusan Bawaslu RI tanggal 7 September 2018 dan  Putusan KPU Halbar pada tanggal 12 Agustus Daftar Calon Sementara (DCS) tanggal  20 September di tetapkan DCT,  akan  tetapi dari  partai Golkar sendiri ada tiga orang caleg Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Karena  Golkar mengajukan  permohonan dan KPU melakukan koreksi, Alhasilnya, permohonan dikabulkan seluruhnya. 

" Berarti Nurhayati Naser dan Berta Lotto itu memang perintah sesuai keputusan sudah dari  awal mereka itu kita sudah mengakomodir karena mereka berdua adalah kader Golkar punya KTA bukan lagi soal Zakir atau Samad,” tandas Robinson. 

Disinggung soal tidak ada pemberkasan pencalegkan Berta Lotto. Ia menjelaskan,  sekarang begini, barang siapa yang mendalilkan hak dan kewajiban harus membuktikan.

 "Dia (Berta Lotto) mundur kepada siapa, kita juga tidak tahu, dan dia juga tidak pernah mengatakan ke KPU bahwa dia mundur, kalau seperti itu dari sisi hukum dianggap tidak ada, jadi sah Berta Lotto masuk dalam Partai Golkar,” jelasnya. 

Kata Robinson, proses pengunduran itu diperbolehkan namun harus melalui prosedur, karena limit waktu yang tidak bisa lagi dipolemik lagi adalah tanggal 15 jam 24:00. 

" Jadi saya mau tanya sama Berta Lotto mundur sama siapa, kalau mundur dari Samad berarti Berta Lotto mundur di kebun atau di teras rumah saja.  Jadi mundur seperti itu secara hukum tidak bisa seperti itu.  mundur harus orang yang punya legal standing yang jelas,” tukasnya.

Ia juga mengingatkan  kepada Ahamd Zakir Mando bahwa dirinya itu adalah pembinaan partai Golkar. “  Jadi bijaklah mengambil sikap dan saya tidak mau berkomentar banyak semua itu kembali ke masyarakat nanti masyarakat yang menilai,” katanya.(ncs)
Komentar Anda

Berita Terkini