Santrani : 96 Unit Rumdis PNS Bakal Ditempati Staf dan Pejabat

/ Kamis, 13 September 2018 / 17.33
Kadis Perkim Malut Santrani Abusama
SOFIFI -   Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba meresmikan pembangunan Rumah Dinas  yang diperuntukkan kepada  Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 96 unit yang terletak di kawasan Sofifi. Kamis (13/9) siang.

Dalam peresmian pembangunan Rumdis PNS tersebut diharapkan dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Malut, Santrani Abusama menyatakan bahwa pembangunan Rusun bertujuan tidak hanya ditempati staf Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),  akan tetapi bagi kepala-kepala SKPD dilingkungan Pemprov Malut dapat menempati. 

“ Tidak adil kalau hanya ditempati staf saja, tetapi juga peruntukan bagi pejabat yang mau tinggal di sini, begitu juga untuk rumdis 96 unit yang baru diresmikan gubernur ini. Itu juga buat pejabat eselon IV maupun staf,” tandas Santrani.

Santrani menjelaskan,  untuk saat ini Rumdis pegawai di Sofifi yang tersedia sebanyak 390 unit lebih. Dari 300 unit terdapat 296 unit yang telah dibangun Pemprov Malut yaitu, 200 unit berlokasi di belakang kantor DPRD Malut, ditambah 96 unit yang baru selesai dikerjakan tahun ini serta 100 unit rumah susun (rusun) yang dibangun Kementerian terkait dan sudah ditempati, sama seperti 200 unit rumdis di belakang kantor DPRD,” jelas Santrani kepada wartawan diruang kerjanya di Sofifi. Kamis (13/9). 

Meskipun kini telah tersedia, Santrani Abusama mengakui, masih banyak kekurangan pada rumdis maupun rusun, salah satunya adalah akses jalan maupun drainase, termasuk fasilitas listrik di 96 unit yang baru diresmikan itu. Kendati begitu, Ia optimis seluruh kekurangan-kekurangan itu dapat dibangun untuk tahap selanjutnya.

”Masih ada kekurangan seperti jalan masuk ke perumahan. Kalau soal listrik memang harusnya dipasang di 96 unit ini, tapi khawatirnya jika tidak ditempati pegawainya malah alat sarana listriknya akan hilang. Nah,  kalau hilang,  siapa yang bertanggungjawab. Jadi rumahnya ditempati baru dipasangi listrik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembagian rumdis maupun rusun akan seluruhnya kebagian, pihaknya akan melakukan penertiban serta berkoordinasi dengan SKPD yang lain untuk mendata pegawai yang mau bermukim di Rumdis yang telah disediakan, ujarnya. (Bices)
Komentar Anda

Berita Terkini