Tak Memiliki E-KTP, Datanya Terancam di Blokir

/ Rabu, 19 September 2018 / 03.37
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Minsel.
MINSEL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terus melakukan pelayanan yang prima bagi warga masyarakat terlebih mengenai data kependudukan setiap warga masyarakat Minahasa Selatan.

Kepala Dinas Dukcapil Pemkab Minsel, Corneles Mononimbar, menyampaikan seluruh warga masyarakat Minahasa Selatan  wajib KTP dihimbau untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), guna kevalidan data penduduk secara nasional. Hal itu ditekankan dalam rangka mendukung program Satu Orang, Satu NIK yakni Satu Jiwa hanya mempunyai satu nomor induk kependudukan.

Menurut Corneles, penekanan ini untuk menindak-lanjuti hasil Rakornas II di Semarang  yang dilaksanakan pada 13 September 2018 lalu. Intinya adalah mengenai penduduk usia 23 tahun ke-atas, atau bukan pemilih pemula yang belum melakukan perekaman. Diharapkan masyarakat harus merekam, karena  apabila sampai pada batas waktu yang ditentukan warga tidak perekaman   datanya akan terblokir atau di non-aktifkan.

“Penduduk wajib KTP yang usianya 23 tahun ke-atas yang belum melakukan perekaman, akan di non-aktifkan. Jika sampai 31 Desember 2018 tidak melakukan perekaman KTP-el.  Datanya baru akan diaktifkan bila penduduk yang bersangkutan tersebut datang dan melakukan perekaman, sebagaimana hasil Rakornas II yang dijelaskan oleh Dirjen Dukcapil Prof.Dr. Zudan Arief Fachruloh SH.MH,” jelas Corneles Mononimbar.

Ia menjelaskan, menindak lanjuti hasil Rakornas tersebut, Disdukcapil Minahasa Selatan, menghimbau agar seluruh warga Minahasa Selatan yang usianya 23 tahun ke-atas, bahkan yang sudah wajib KTP yakni usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, untuk datang ke Kantor Dinas Dukcapil Minsel melakukan perekaman data, untuk pembuatan KTP-el.

“Jangan sampai data anda di non-aktifkan, hanya karena belum melakukan perekaman,  datanglah Ke Disdukcapil dan lakukan perekaman data,” ajak Corneles. (Marlen)
Komentar Anda

Berita Terkini