400 Personil Polisi Kawal Pleno Rekapitulasi Suara Pilgub Malut

/ Minggu, 21 Oktober 2018 / 23.04
Massa kedua pendukung saat dilerai pihak keamanan Polres Ternate

TERNATE -  Sebanyak 400 personil Polres Ternate dikerahkan, untuk menjaga  jalannya rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan di Hotel Grand Dafam Ternate. Minggu (21/10/2018).

Kabag Ops Polres Ternate, AKP I. Tanlin menyatakan, sebanyak 400 personil yang diturunkan untuk menjaga pleno rekapitulasi suara, apalagi dalam pleno ini para simpatisan dan pendukung pasangan nomor urut 1, Ahmad Hidayat Mus dan Dr. Rivai Umar (AHM-Rivai) dengan membawa massa aksi yang begitu banyak untuk melakukan unjuk rasa.

“ 400 personil yang diturunkan dalam rangka mengamankan jalannya pleno rekapitulasi PSU yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Maluku Utara,” ujar Kabag Ops kepada wartawan di Ternate.

Pantuan media ini, massa pendukung AHM-Rivai yang melakukan orasi di depan Hotel Grand Dafam, menuding Bawaslu Maluku Utara dinilai gagal dalam mengawasi pelaksanaan PSU.

Massa aksi pendukung AHM-RIVAI dan pendukung petahana AGK-YA sempat memanas, pasalnya kedua pendukung masing-masing sempat terjadi adu mulut dan saling mengejek satu sama lain. Bahkan, nyaris baku pukul, namun petugas keamanan langsung mengamankan kedua kubu.

Usai dikawal polisi aksi massa pendukung AHM-Rivai dalam melakukan aksi unjuk rasa berjalan lancar dengan pengawal polisi hingga selesai rapat pleno rekapitulasi suara dilaksanakan.

Massa pendukung AHM-Rivai menuding kubu petahana AGK-YA dalam proses PSU terindikasi telah melakukan money politic di wilayah PSU. Tak hanya itu, pendukung AHM-Rivai meminta Bawaslu Maluku Utara untuk mendiskualifikasi pasangan AGK-YA karena terdapat banyak pelanggaran.

Pendukung mengancam akan menduduki Kantor Bawaslu Maluku Utara, jika Bawaslu tidak mendiskualifikasi pasangan AGK-YA yang didukung PDI Perjuangan dan PKPI. (ata)

Komentar Anda

Berita Terkini