42 Orang Peserta Siap Mengikuti Tes CPNS di Polda Malut

/ Rabu, 24 Oktober 2018 / 23.22
Paur Penum Subbid Penmas Humas Polda Malut, Hefrizon didampingi Paur Pensat Polda Malut, Eksan Umanailo.
TERNATE –   Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Polri Tahun Anggaran 2018 terhadap panitia daerah pengadaan CPNS tahun ini.

Pengambilan sumpah  dipimpin oleh ketua pelaksana Panda Polda Malut dan juga di hadiri panitia internal dan eksternal serta seluruh peserta seleksi dan undangan orang tua Peserta.  Hal ini disampaikan langsung oleh Paur Penum Subbid Penmas Humas Polda Malut Hefrizon di ruang konferensi Pers Polda Malut yang dilaksanakan pukul 08.30 WIB. Rabu (24/10).

Hefrizon menjelaskan, dalam pengadaan CPNS Polri Tahun Anggaran 2018, ada 7 farmasi jabatan yang di  dibuka untuk penerimaan Penempatan Polda Malut yaitu Dokter Umum, Analisis Pembinaan Profesi Keuangan, Analisis perencanaan penganggaran, Perawat terampil, Bidan terampil, Pengelola kefarmasian, dan Radiografer terampil.

Lanjut Hefrizon, kemudian masing-masing farmasi jabatan sudah di tentukan oleh pusat dan kebutuhan untuk Polda Malut. farmasi Dokter ahli pertama mendapatkan jatah atau alokasi sebanyak 3 orang, farmasi jabatan analisis pembinaan profesi keuangan 2 orang, analisis perencanaan penganggaran 2 orang, perawat terampil 4 orang, bidan terampil 1 orang, pengelolaan kefarmasian 1 orang, dan Radiografer terampil 1 orang.

"Seluruh peserta pendaftaran yang di lakukan secara Online sebanyak 47 orang untuk 7 farmasi jabatan, setelah pendaftaran di lakukan verifikasi tahap pemeriksaan Administrasi. dan untuk tahapan pemeriksaan ternyata ada beberapa orang yang tidak lulus atau tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Selain itu, Kata Hefrizon, farmasi jabatan analisis pembinaan profesi keuangan, 1 orang tidak lulus karena kurang tinggi badan yang kedua farmasi jabatan analisis perencanaan penganggaran dari 11 orang yang mendaftar hanya 7 orang yang lulus sedangkan 4 orangnya tidak memenuhi syarat karena 4 orang tersebut tidak hadir saat verifikasi. Dari 47 yang mendaftar hanya 42 yang lulus dan 5 orang tidak lulus verifikasi karena tidak memenuhi syarat. 

"Untuk tahap berikut setelah proses administrasi, ada pelaksanaan standar kompetensi dasar (SKD) di laksanakan selama 1 hari, karena kami masih menunggu petunjuk dari pusat karena penerimaan CPNS 2018 sistemnya di atur oleh pusat dan semuanya di kendalikan dari pusat juga kemudian di laksanakan serentak se-indonesia,” terangnya.

Selanjutnya,  ada pemetaan kesehatan, psikologi pemetaan kesehatan jasmani dan penelusuran mental dan kepribadian (PMK), sistem pengetahuan komputer. Untuk pelaksanaan pengumuman di rencanakan tanggal 15 Desember 2018, ini jadwal terbaru setelah 3 kali perubahan, pungkasnya.

Hefrizon menambahkan semua pelaksana pengadaan CPNS Polri, 2018 merupakan keputusan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara MENPAN PRD, untuk total Anggota Polri 238,15 orang yang terdiri dari instansi pusat 51.271 orang untuk instansi daerah di antaranya 186.744.
Tujuannya untuk memperoleh CPNS yang jujur, netral, adil, objektif, transparan, dan tidak ada Praktik KKN itu tidak di pungut biaya.

Hefrizon Kaur Penum mengimbau kepada peserta agar menjaga diri supaya, tahapan seleksi dan tes nanti, berikutnya mereka bisa hadir dan bisa memperoleh kelulusan dan bergabung di Kepolisian, tutupnya. (Ata)
Komentar Anda

Berita Terkini