Diduga Sakit, Penjaga Rakit Ikan Meregang Nyawa

/ Minggu, 14 Oktober 2018 / 20.14
Foto : Istimewa

MINSEL - Aloy (41) warga Sanger Peta ini, kesehariannya di ketahui sebagai tukang penjaga rakit ikan menghembuskan nafas terakhirnya. Akibat penyakit yang deritanya kambung.

Berdasarkan  keterangan  saksi, Steven Kaimpogi sekaligus teman se-profesinya. Ia menuturkan bahwa, korban sempat menghubunginya mengunakan HT, untuk diantarkan pulang ke rumah. Sementara  rakit ikan yang di jaga Almarhum dan rakit  Steven jaraknya kurang lebih 20 mil.

Mendengar kondisi temannya kurang bugar, saat itu Steven sedang bersama temannya Nonong Rondenuwu langsung berangkat sekitar pukul 02.00 WITA, namun sesampainya ke rakit tersebut, keduanya langsung membawa almarhum menuju Desa Sapa dengan jakark tempuh kurang lebih 4 jam.

Sayangnya, takdir berkata lain, dalam perjalanan nyawa korban tak terselamatkan. "Almarhum menghubungi saya dan saat itu pula saya bergegas mendatanginya, sayangnya pada perjalanan menuju Desa Sapa ia meninggal dunia," ujar Steven.

Hasil otopsi almarhum meninggal di duga karena menderita penyakit.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau pemukulan yang dialami oleh korban bahwa korban murni meninggal diakibatkan oleh penyakit yang di deritanya," kata Kapolsek Tenga IPTU, M. Amri, kepada awak media ini. pada Sabtu malam (14/10).

Sementara almarhum masih berada di Desa Sapa Timur sambil menunggu keluarga korban menjemputnya. (Ir)
Komentar Anda

Berita Terkini