Dinkes Kota Ternate Gelar Rakor Guna Pencapaian Imunisasi MR

/ Jumat, 05 Oktober 2018 / 00.44
Rakor Lintas Sektor,Dinas Kesehatan Bersama Instansi Terkait. Kamis (4/10)
TERNATE - Dinas Kesehatan Kota Ternate gelar rapat kordinasi (rakor) lintas sektor percepatan imunisasi MR di Kota Ternate, yang digelar diruang Exekutif Room kantor Walikota Ternate. Kamis (4/10/2018).

Rakor yang di pimpin langsun, Kadinkes Kota Ternate yang didampingi oleh kepala bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hamid A Rahman tersebut guna menyikapi rendahnya capaian imunisasi campak dan rubella (MR) di Kota Ternate.

Kadinkes Kota Ternate, Fathiya Suma kepada wartawan mengatakan, segalah sektor telah di gerakan baik dari tingkat atas maupun sampai pada petugas puskesmas yang ada disetiap kelurahan untuk mengenjot target Nasional yang telah ditentukan yakni 95% anak-anak di harus di imunisasi campak dan rubella (MR). Namun menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi penghambat sehingga sampai saat ini target yang di tentukan masih di angka 45% dengan waktu tersisa 20 hari.

"Salah satu faktor terbesar rendahnya capaian MR adalah banyak masyarakat mengalami kekhawatiran imunisasi vaksin. Kekhawatiran orang tua ini muncul seiring dengan program imunisasi vaksin yang sebelumnya dianggap haram sebelum di keluarkannya fatwa oleh MUI," Jelas Kadis

Selain itu, menurut Fathiya isu yang beredar baru-baru ini terkait kematian seorang anak akibat imunisasi vaksin cukup berpengaruh dalam pencapaian imunisasi MR di Kota Ternate.

" Dua faktor di atas sanggat mempengaruhi pencapaian imunisasi vaksin MR, sehingga banyak orang tua yang melarang anaknya untuk di imunisasi,"Ungkapnya

Namun dirinya, menghimbau agar masyarakat di Kota Ternate tidak perlu hawatir karna telah terbukti bahwa imunisasi MR aman, baik dari segi kesehatan maupun dari segi agama dengan di keluarkannya Fatwa dari MUI.

" Imunisasi ini demi kebaikan anak-anak kita agar terhindar dari campak maupun rubella," jelasnya

Hal senada juga disampaikan, ketua MUI Kota Ternate, Usman Muhammad yang menuturkan bahwa kasus kematian tersebut bukan persoalan vaksin akan tetapi faktor lain. Dan ini sudah dilakukan pengecekan oleh dokter ternyata bukan disebabkan oleh vaksin melainkan faktor dan penyebab lain.

" semua leading sector, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, alim ulama, serta semua elemen masyarakat, harus mendukung penuh kegiatan tersebut. Sehingga imunisasi MR dapat terlaksana dengan baik dan lancar, " Harapnya.

Selain itu, wakil walikota Ternate, Abdullah Taher menegaskan kepada seluruh jajarannya baik, camat, lurah bahkan sampai RT/RW untuk mendukung penuh kegiatan ini dan dapat mengerakan masyarakatnya untuk mendapatkan imunisasi MR.

"Kepada camat nanti di agendakan pertemuan dan mengumpulkan semua, baik para lurah sampai pada RT/RW untuk membahas terkait imunisasi MR untuk lebih disikapi lagi, karena dengan jangka waktu 20 hari ini kita harus mencapai target 95% sesuai target Nasional yang di tetapkan,"Tegas Wakil Walikota dalam Rakor

Selain itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung penuh kegiatan imunisasi ini.

"Imunisasi yang dilakukan ini demi anak-anak kita semua, jadi para orang tua tidak perlu takut ataupun hawatir," Himbau Wakil Walikota.

Turut hadir dalam rakor tersebut yakni Wakil Walikota Ternate Abdullah Taher, Ketua MUI, Dandim Kota Ternate,Kapolre Ternate, Kadis Pendidikan Kota, dan Kepala Puskesmas yang ada di Kota Ternate serta para Camat se-Kota Ternate. (RN)
Komentar Anda

Berita Terkini