Hutan Kota Dulu Favorit, Sekarang Tidak Terurus

/ Senin, 08 Oktober 2018 / 21.52
Hutan Kota Tidore Kepulauan (Dok : Aidar Salasa)

TIDORE -  Hutan kota yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor : 77.7 Tahun 2008, kondisi yang tidak terawat dan memprihatinkan.

Pasalnya, hutan kota yang dipenuhi 1.313 jenis pohon dengan luas lahan 4 hektar seakan tidak terurus. Padahal, hutan kota ini sebelumnya menjadi salah satu tempat favorit bagi warga di Kota Tidore Kepulauan, namun saat ini hanya menyisakan cerita. Apalagi sejumlah fasilitas yang dibangun Pemkot Tikep sebagai sarana pendukung bagi pengunjung  untuk masuk ke dalam areal hutan  ini pun sudah mulai rusak berat, tetapi tak kunjung perbaikan.

Sebagai tempat santai, tentu kondisi tersebut mendapat sorotan  dari publik seperti pengunjung asal Kota Ternate ini saat ditemui wartawan media ini lokasi hutan kota bahwa tempat ini favorit waktu dirinya masih duduk di bangku SMA ini, tapi sekarang tidak diperhatikan lagi pemerintah setempat.

"Dulu, waktu  SMA, saya bersama  teman-teman selalu ke sini, waktu itu jembatan dan fasilitas lainnya masih bagus tidak seperti sekarang," ungkapnya Nurlina kepada wartawan Nusantaratimur.com, Senin (8/10/2018).

Menurutnya, keberadaan hutan kota yang menghadap langsung dengan Pulau Maitara, sebenarnya menjadi salah satu tempat wisata yang ideal, jika dimanfaatkan secara maksimal. Apalagi dengan dukungan view photo seperti terbenamnya matahari di ujung Pantai Kastela Ternate yang cukup mempesona.

"Orang  bilang  kalo  di Hutan Kota itu sore  paling  bagus, tong bisa lia sunset, paling bagus kalo bafoto," ujarnya.

Sayangnya, dengan perampingan beberapa SKPD terkait serta dilakukannya merger di beberapa instansi, sampai saat ini pengelolaan kawasan tersebut masih menjadi "misteri" bagi banyak orang.

"Dulunya tempat ini berada dibawah tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tapi sekarang ini apakah masih dibawah tanggung jawab Lingkungan Hidup atau Dinas Pariwisata, belum ada kejelasannya," tutup warga setempat. (dar)
Komentar Anda

Berita Terkini