Ismail Dukomalamo : 18 Siswa Yang Ngelem Akan Dilakukan Pembinaan

/ Selasa, 16 Oktober 2018 / 21.12
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo.
TIDORE - Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo angkat bicara terkait fenomena di amankannya 18 siswa SMP oleh Anggota Polres Tidore Selatan beberapa hari lalu yang sedang asik ngelem (Menghirup Lem) di luar jam pelajaran.

Menurutnya, terkait hal tersebut dirinya sudah melakukan pemanggilan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) setempat untuk di mintai keterangannya terkait dengan kejadian ini dan kepsek mengakui bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi. 

"dari keterangan kepsek, memang benar ada Siswa-siswanya yang kedapatan ngelem di luar jam pelajaran, namun ketika ditanya keterangan dari mereka (siswa red), penjelasannya mereka baru pertama melakukan hal tersebut dan adapun sudah lama nmelakukan hal tersebut".ungkap Kadis seraya mengikuti perkataan dari Kepsek. Selasa (16/10/2018).

Lanjutnya, ia berharap agar pihak sekolah dapat melakukan proses pembinaan, sehingga mereka (siswa red) tidak dirugikan, karena bisa saja mereka tidak mengetahui dampak dari apa yang dilakukan tersebut. 

"Jadi kita sudah menemukan mereka (siswa red) yang ngelem selanjutnya tinggal kita melakukan proses pembinaan kepada mereka saja,"Jelasnya

Dirinya juga mengingatkan, kepada Kepsek jangan sampai  mengambil langkah yang merugikan mereka (siswa red).

 "saya telah ingatkan kepada Kepsek agar tidak mengambil tindakan dengan cara memukul atau mengeluarkan mereka dari sekolah, itu tidak boleh, ambil saja hal ini sebagai pelajaran bagi kita semua, agar kedepannya nanti  untuk membina mereka menjadi lebih baik lagi," Ujar Kadis

selain itu, menurut kadis Kemarin dari pihak sekolah telah melakukan pertemuan dengan  pihak Kelurahan untuk membicarakan hal tersebut untuk di lakukannya proses pembinaan di kampung masing-masing.

"selain pihak kelurahan orang tua siswa yang bersangkutan pun dari pihak sekolah (tadi red) sudah melakukan pemanggilan untuk sama-sama membicarakan terkait proses pembinaan di lingkungan keluarga," Ungkap  kadis

Agar tidak terulang kembali, dirinya menghimbau, kepada seluruh Kepala Sekolah serta dewan guru di Kota Tidore Kepulauan, harus mengawasi siswa/siswi pada jam proses belajar mengajar  dan begitu juga dirinya mengintsrupsikan kepada semua Wali kelas harus mengambil nomor heandphone (HP)  orang Tua wali murid sehingga ketika jam pertama siswanya tidak masuk harus berkomunikasi langsung kepada orang tua untuk mengetahui keberadaan anak-anak didiknya. Tutupnya. (Dar)
Komentar Anda

Berita Terkini