Massa Pendukung AHM-RIVAI Demo Bawaslu Malut

/ Selasa, 23 Oktober 2018 / 20.44
Pendukung AHM-Rivai.
TERNATE - Meski menang dalam pemilihan suara ulang (PSU) yang di selenggarakan pada tanggal 17/10 kemarin. Tim AHM-Rivai masih tetap mendesak Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut) terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan PSU pekan lalu.

Kordinator lapangan (Korlap), Hastomo Tawari kepada awak media menyampaikan, Aksi yang dilakukan tidak lain terkait pelanggaran money politic yang terjadi di Kepulauan Sula pada saat pelaksanaan PSU.

"simpatisan relawan AHM-RIVAI, tetap melakukan aksi untuk tuntutan-tuntutan soal PSU kemarin, yang salah besar dalam permainan manipiro pada masyarakat Sula dari Paslon nomor urut tiga AGK-YA,"Ucapnya. Selasa (23/10/2018)

Lanjutnya, sehingga dari berbagai macam permasalahan dalam pelaksanaan PSU kemarin, tim AHM-Rivai meminta Bawaslu sebagai pengawas pemilu harus mengambil langka-langkah hukum dan bersikap tegas. 

"Bawaslu  harus melihat hak-hak masa aksi yang melakukan aksi ini, Juga Bawaslu harus dapat bersikap tegas karena Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu,"Harapnya

Adapun tuntutan masa aksi :
Pertama : Bawaslu dalam waktu dekat harus mengeluarkan rekomendasi ke komisi pemilihan umum (KPU) Malut untuk memberikan sangsi tegas, semacam Diskualifikasi terhadap pasangan no urut tiga yaitu AGK-YA karena terlibat money politic.

Kedua : simpatisan AHM-RIVAI menuntut keadilan dengan hanya memberikan sangsi diskualifikasi tetapi juga harus memproses hal tersebut sebagai suatu kejahatan pemilu. desaknya (ata)
Komentar Anda

Berita Terkini