Ratusan Ton Bantuan Bencana Terancam Gagal Disalurkan

/ Kamis, 11 Oktober 2018 / 21.00
Kapal Latih Laksamana Jhon Lee BDP Minsel
MINSEL - Pasca Bencana Tsunami dan Gempa yang menghantam Daerah Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dengan memakan Ribuan Korban meninggal dunia, serta kerugian Materi Triliun Rupiah, membuat masyarakat di luar daerah sulteng terpanggil untuk membantu masyarakat di sana.

Di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sendiri, juga ikut membantu menyalurkan bantuan, hal ini di buktikan dua hari setelah bencana, dari Minsel bantuan pertama sudah di kirimkan dengan mengunakan Kapal Pasatimpo, kemudian bantuan yang kedua di angkut menggunakan KN.Gandiwa lengkap bersama personil Sal-PP dan Basarnas. Terakhir pengiriman bantuan di angkut mengunakan Kapal Pelni. bantuan datang dari Kalangan masyarakat, instansi, perusahan, LSM dan para komunitas, antusias menggalang dana untuk Sulteng.

Lantas Bantuan di kumpulkan di Posko Pelabuhan Amurang. Ada Sekitar 150 Ton bantuan siap di salurkan,

Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu ketika berkunjung ke Pelabuhan Amurang, dalam rangka melepas keberangkatan Personil Basarnas dan Sal PP Minsel dalam misi kemanusian kala itu, mengatakan pada media bahwa Minsel akan mengirimkan bantuan lagi ke Sulteng dengan mengunakan Kapal Laksamana John Lee, Kapal Latih Balai Diklat Pelayaran (BDP) Minsel.

"Kami akan berkordinasi dengan pihak BDP Minsel, guna mengangkut bantuan tersebut," jelas Bupati

Akan tetapi sampai saat ini bantuan ratusan Ton tersebut, di duga terancam gagal di salurkan, hal ini lantaran pihak Badan Diklat Pelayaran (BDP) Minsel, Sampai saat ini belum mendapat ijin dari BPSDM Perhubungan Jakarta. Statmen ini keluar dari salah satu pegawai Bagian Hubungan Masyarakat (HUMAS) BDP, ketika di konfirmasi melalui kontak Whats App (WA) kepada media mengatakan, bahwa sampai saat ini kapal Latih Laksamana Jhon Lee belum ada ijin dari Pusat.

"Mas, info dari pimpinan, sepertinya kapal laksamana muda john lee gagal berangkat. Karena sampai saat ini kepala BPSDM Perhubungan di jakarta tidak memberikan signal tentang hal itu," ujar Pegawai BDP lewat chatingan Whats App.

Sementara itu Bupati Minsel melalui Kaban PLT BPBD Minsel, Meidi Maidonka mengatakan bahwa pihak pemerintah akan berusaha secepatnya mengirim bantuan Ke Sulteng.

"Kami akan mengupayakan semaksimal mungkin, agar bantuan yang sudah ratusan Ton ini secepatnya di salurkan," jelas Kaban.(Marlen)
Komentar Anda

Berita Terkini