Santrani : Lokakarya Pendanaan dan Pembiayaan Perumahan Upaya Peningkatan SDM

/ Senin, 08 Oktober 2018 / 22.36
Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba, Diretur Bina Sistem Pembiayaan Perumahan, Rifaid M. Nur dan Kadisperkim Malut Santrani MS. Abusama

TERNATE -  Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Perumahan melalui Satuan Kerja Dekonsentrasi Sub Bidang Pendanaan dan Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar kegiatan Lokakarya Pendanaan dan Pembiayaan Perumahan yang diselenggarakan  di Hotel Batik Ternate. Rabu (8/10/2018).
Hadir dalam kegiatan Lokakarya tersebut, yakni Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Malut, Santrani MS Abusama dan Direktur Bina Sistem Pembiyaan Perumahan, Rifaid M Nur.
Santrani MS Abusama dalam sambutannya menyampaikan, bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan sosialisasi sekaligus sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai pendanaan dan sistem pembiayaan perumahan.
“ ASN kita perlu mendapat arahan dan pelatihan seperti ini, demi meningkatkan pemahaman ASN tentang pendanaan dan sistem pembiayaan perumahan,” ungkap Santrani di hadapan Gubernur Malut.
Pada kesempatan yang sama pula, Direktur Bina Sistem Pembiayaan Perumahan, Rifaid M. Nur, menambahkan Sumber Daya Manusia yang bekerja di bidang pendanaan dan sistem pembiayaan perumahan khususnya untuk kawasan Indonesia Timur masih sangat minim, sehingga perlu adanya pelatihan untuk meningkatkan SDM di Daerah ini.
“ Khusus Indonesia Timur yang menangani, bekerja untuk ini sedikit sekali tenaga kerjanya, hanya ada beberapa ASN dan tenaga kontrak saja,” tukas Rifaid.
Gubernur Malut dalam sambutannya, ia berharap ke depan para ASN dapat menempati perumahan yang sudah dibuat oleh pemerintah daerah. Tak hanya itu, selaku gubernur dirinya berharap masyarakat nantinya memahami kinerja pemerintah daerah serta dapat bekerja sama salah satunya adalah mengenai pengadaan perumahan rakyat.
Lanjutnya, kalau masyarakat memiliki lahan sendiri sangat mudah untuk dibantu, apabila mereka kesulitan dalam hal bahan bangunan pemerintah dapat memberikan bantuan melalui sejumlah program.
“ Masyarkat punya lahan sendiri, pemerintah bisa mencari jalan keluarnya lewat program-program perumahan yang ditangani Pemerintah Daerah saat ini,” tutupnya. (RN) 
Komentar Anda

Berita Terkini