Terkait Limbah, PT. Global Cocoonut Adakan Sosialisasi

/ Jumat, 12 Oktober 2018 / 16.32
Sosialisasi PT. Global Cocoonut Terkait Pengelolaan Limbah Cair.
MINSEL - Dugaan pencemaran lingkungan yang di sangkakan masyarakat terhadap PT.Global Cocoonut yg terletak di Desa Radey, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) beberapa waktu lalu, sehingga pihak Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Minsel segerah turun dan melakukan pengambilan sampel untuk uji Laboratorium.

Menepis isu tersebut PT.Global Coconut langsun bergerak cepat, Sehingga hari ini Jumat (12/11/2018) bertempat di Hotel Sutan Raja Amurang, langsun melakukan sosialisasi pengolahan limbah cair.

Kegiatan di gelar bermaksud untuk menjawab isu serta spekulasi miring dari Masyarakat tentang adanya limbah yang di duga telah mencemari Sungai Tongop di Desa Molinow, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Kegiatan yang di hadiri oleh beberapa masyarakat dan pemerintah Desa, baik dari Desa Molinow, Desa Tawaang Timur, Desa Tawaang Barat dan Desa Radey. serta juga Instansi terkait.

William Sinubu masyarakat sekaligus Anggota BPD Desa Molinow meminta Pihak Perusahan agar bertanggung jawab akan pencemaran Sungai yang menurutnya berasal dari Limbah Perusahaan.

"Kami merasa sungai yang awalnya bisa di gunakan untuk keperluan sehari-hari kini sudah kotor tercemar dan ini menurut kami berasal dari perusahaan, Warga merasa sangat terganggu dan kecewa, apalagi semenjak pihak perusahaan ini didirikan tidak pernah diadakan sosialisasi dengan masyarakat", keluhnya

Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Roy Sumangkut, menjawab akan pertanyaan dan sangkaan masyarakat. Menurut Kadis Bahwa Hasil uji Lab, limbah tersebut masih di atas Normal dan layak.

"Kami sudah menguji lab, dan hasilnya masih di bawah lima parameter, atau masih layak, namun kami juga dari Pemerintah telah memberikan sangsi administrasi berupa teguran dengan memerintahkan pihak perusahaan melakukan pembenahan pengolahan Limba dalam waktu dua Minggu ini," tegas Roy

Dalam kesempatan yang sama pihak perusahaan pun angkat bicara, melalui Kepala Faktoring Maneger, Muson Hermanus kepada media ini mengatakan bahwa pihak perusahan akan mematuhi segala arahan yang di perintahkan oleh pemerintah dalam bentuk sangsi administrasi.

"Kami semaksimal mungkin akan melakukan upaya pembenahan pengolahan limbah sehingga hari ini kami melakukan sosialisasi cara pengolahan limbah cair, kedepannya kami juga akan mendatangi desa-desa di sekitar untuk melakukan program-progaram sosial dari perusahaan,". Ujar Muson

Owner atau pemilik perusahan, Sidharth yang turut hadir pada kegiatan ini dan sidharth sangat berterima kasih kepada masyarakat dan pemerintah Minahasa Selatan yang sangat kritis dan koperatif dalam membantu perusahaan untuk menjalankan bisnis ini demi keuntungan bersama. (Marlen)
Komentar Anda

Berita Terkini