Muhammad Sinen : Permasalahan Tapal Batas Hanya Miskomunikasi

/ Senin, 22 Oktober 2018 / 21.13
Wakil Walikota, Muhammad sinen (tengah), Sekot, Tamrin Fabanyo (samping kanan), Pihak Kesultanan dan Kepala Desa Tului (samping Kiri).
TIDORE - Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen saat melakukan mediasi antara pihak Kesultanan Tidore dan Kepala Desa Tului, terkait dengan persoalan kesalah pahaman (Miskomunikasi) dalam penetapan tapal batas antara Desa Tului dan Desa Toseho. kegiatan ini difasilitasi oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen yang bertempat, di ruang rapat Wali Kota dan dilanjutkan di ruang kerja Wakil Walikota.

Usai dari pertemuan tersebut, Kepala Desa (Kades) Tului, Safruddin Safar kepada sejumlah Wartawan, Senin (22/10/2018), menyampaikan permohonan maaf jika dalam bahasa dan komentarnya terkait dengan penetapan tapal batas berdasarkan IDIN Sultan itu karena berdasarkan pertimbangan.

Dirinya mengatakan, kepada Kesultanan Tidore bahwa dirinya selaku Kepala Desa meminta maaf kepada pihak Kesultanan Tidore dan berharap agar permasalahan tapal batas di Desa Tului bisa terselesaikan dengan baik.

Jou Mayor Kotu Kesultanan Tidore, Iskandar Alting menyambut baik niat untuk meminta maaf dari Kepala Desa Tului.

"Niat baik untuk meminta maaf dari Kepala Desa Tului harus disambut baik, sebab ini hanyalah kesalahan dalam berkomunikasi, sehingga penting untuk secepatnya diselesaikan," ucap dia.

Kata dia, IDIN Sultan Tidore sebenarnya belum dileluarkan, yang terjadi dalam penetapan tapal batas di Desa Tului dan Desa Toseho hanyalah kesepakatan bersama antara Kesultanan, Pemerintah dan Tim Sembilan kedua desa tersebut.

Sementara, Wakil Walikota, Muhammad Sinen terlihat sangat cekatan dalam mengambil langkah bijak untuk segera menyelesaikan persoalan tapal batas kedua Desa dan masalah kesalahan komunikasi antara Kesultanan dan Kades Tului.

Menurutnya, permasalahan yang terjadi ini hanyalah kesalahan dalam komunikasi antara sejumlah pihak, sehingga masalah ini jadi berkepanjangan.

"Saya (Wakil Walikota red) dan Sultan Tidore, Husain Sjah sudah berkomunikasi, sehingga dalam waktu dekat kami bersepakat untuk bertemu guna membicarakan masalah ini," ungkapnya.

Lanjutnya, setelah pertemuan barulah akan di panggil perwakilan Desa Tului dan Desa Toseho untuk menetapkan tapal batas antara kedua desa tersebut.(Dar)
Komentar Anda

Berita Terkini