Bela PKL, Fahmi Albar Sebut Bupati Halbar Bersikap Arogan

/ Rabu, 21 November 2018 / 21.39
Korlap Fahmi Albaar

HALBAR – Koordinator Koalisi Pedagang Kaki Lima (PKL) Fahmi Albar menyesalkan sikap Bupati Halmahera Barat (Halbar) yang seolah-olah menunjukkan arogansinya.  

“ Pemimpin harus menunjukkan sikap teladan kepada rakyatnya. Kami datang kesini tidak ada unsur politik, tidak ada tumpangan kepentingan. Sikap ini adalah jiwa rasa terpanggil dari orang-orang yang merasakan dirugikan. Karena, mereka yang punya keterbatasan pemahaman sehingga kami bisa bergabung dengan mereka (PKL),” Koar Fahmi Albaar kepada wartawan media ini. Rabu (21/11/2018).

"Pembangunan di lokasi terminal itu sudah bersepakat dalam pertemuan di dua Minggu kemarin harus di hentikan. Ternyata dalam dua Minggu itu pembangunan tersebut terus berjalan. Artinya Pemda Halbar tidak tepat berkomitmen dengan kesepakatan itu. Pemerintah daerah harus ariflah, jika tuntutan kami tidak di penuhi kami terus melawan," Sambung Fahmi.

Fahmi berpendapat bahwa selama ini pembangunan di atas terminal tidak punya studi perencanaan, tidak punya studi kelayakan, tidak punya studi AMDAL, dan tidak punya studi Tata Ruang. Entah kenapa. Mereka tidak memiliki master plan itu. 

"Selama ini Pemda Halbar lari dari biaya pembebasan lahan. Sehingga ada perencanaan pembangunan di lokasi terminal tersebut. Maksudnya, kami jika ada pembangunan pasar di lokasi itu, harus punya gajian berbasis studi akademik yang lebih baik. Sehingga ada perputaran ekonomi yang lebih bagus lagi," tegas Fahmi.

Aktivis Muda Halmahera Barat menyampaikan, perlu diketahui bahwa orang-orang yang ada di tempat pasar bukan hanya pedagangnya saja. Semuanya bisa datang belanja di pasar dan bisa menghidupkan pasar tersebut. 

"Adanya terminal Jailolo, mobil bisa masuk, dan orang dari luar itu juga masuk belanja di pedagang. Lalu, fungsi perputaran ekonomi ini lebih baik lagi,” ujarnya. (ncs)


Komentar Anda

Berita Terkini