Didemo PKL Bupati Halbar Naik Pitam

/ Rabu, 21 November 2018 / 22.16
Reaksi Bupati Halbar Danny Missy saat menerima pendemo di Kantor Bupati Halbar (Foto: Nances)

HALBAR -  Bupati Halmahera Barat Danny Missy  naik pitam saat di demo Komunitas Pedagang Kaki Lima bersama Koalisi Masyarakat Jailolo. Rabu (21/11/2018).

Pasalnya, Bupati Danny Missy saat menerima hearing pendemo sempat melakukan adu mulut dengan salah massa aksi yang diketahui bernama Komen.

“ Yang pelaku pasar ikut saya ke ruangan bukan pelaku pasar di luar. Sebut Danny saat mau menerima hendak hearing terbuka bersama massa aksi,”. Selain itu Danny Missy juga menanyakan kepada  masa aksi " Ngana Pelaku pasar ? Kalau bukan pelaku pasar saya suruh Polisi tangkap. Sebut Danny kepada salah satu masa aksi dengan menunjuk ke arah para pendemo.

Sementara  massa demonstran yang mendatangi Kantor Bupati Halbar kurang lebih 80 orang  menggunakan satu unit mobil pick up di lengkapi sound system  meminta Bupati Halbar agar segera menghentikan pembangunan pasar higienis di Area terminal Jailolo.

"Terminal dan pasar merupakan satu mata rantai  yang tidak bisa di lepaskan atau dipisahkan. Pasar Akan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat Kecamatan Jailolo khususnya dan Halmahera Barat pada umumnya dan terminal akan dapat memfasilitasi pengunjung pasar yang melakukan kegiatan jual beli di pasar jailolo dan menggunakan terminal sebagai tempat peralihan dan pemberhentian kendaraan umum, namun sungguh sangat mengejutkan, area terminal jailolo justru di bangun Pasar,” Teriak Udin Bakar saat menyampaikan orasinya.

Udin menyampaikan, pembangunan pasar di area  terminal Jailolo melahirkan reaksi negatif dari pedagang pasar Jailolo. “ Terminal yang dijanjikan akan di fungsikan ternyata puing -puing kios yang terbakar masih berserakan semua disana. Calo-calo pasar yang di janjikan pemerintah akan membasmi dalam waktu singkat justru malah melahirkan calo-calo baru oleh pemerintah daerah untuk mengelabuhi protes para pedagang,” Koar Udin Bakar.

Tak hanya itu, Udin Bakar, juga menegaskan kepada Pemerintah Daerah untuk menghentikan pembangunan pasar yang di bangun di atas area terminal jailolo dan memfungsikan kembali terminal Jailolo tanpa terkecuali.

" Kami meminta kepada Bupati Danny Missy Untuk mencopot Kepala Dinas perhubungan dan Kadis Disperindagkop karena tidak dalam mengembang amanah sebagai kepala dinas di lingkup pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat,” tegasnya.

“ Kami juga meminta kepada Bupati agar segera mengevaluasi kinerja Sekretaris Daerah Syahril Abdul Rajak, dan jika poin-poin tidak di indahkan oleh Pemkab Halbar maka bersikap tegas untuk merobohkan pasar Jailolo setelah sekembalinya dari aksi yang di lakukan pada hari ini,” sambungnya.

Sementara Fahmi Albar menambahkan, pihaknya menolak keras dengan Pembangunan Pasar Higienis yang di bangun di Area terminal Jailolo.

“ Pembangunan yang di bangun hari ini kita telah bersepakat dengan Pemda di satu Minggu kemarin bahwa pemda akan melakukan pemberhentian Pembangunan pasar sampai kita hearing dengan DPRD tetapi nyatanya, sejauh ini Pemda Masi membiarkan Pembangunan pasar Masi Terus Berjalan artinya, Pemda telah lalai dengan komitmen kita,” ujar Fahmi.(ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini