Gasak Uang Ratusan Juta, Lurah Dodari Isa Dihadiahi Timah Panas

/ Kamis, 15 November 2018 / 18.24
Pencurian : oknum Lurah Dodari Isa berinisial Tam (kiri) bersama rekannya Ismit saat diamankan Polres Ternate

TERNATE -  Dua pelaku kawanan pelaku pencurian  di salah satu toko bangunan PT. Credo Karunia Jaya di Jalan Pahlawan Revolusi Ternate berhasil dibekuk Tim Resmob Ternate.

Identitas pelaku di ketahui berinisial Tam (50) yang saat ini aktif  sebagai Lurah Dodari Isa, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate bersama rekannya bernama Ismit (31). Kedua pelaku berhasil dilumpuhkan dengan dihadiahi timah panas di bagian kaki kanan saat hendak ditangkap polisi.

Modus yang dilakukan kedua pelaku dengan cara merusakkan gembok pintu utama toko dengan menggunakan linggis, kemudian pelaku membongkar pintu ruangan brangkas dan langsung membobol brangkas. Alhasil, kedua pelaku berhasil mengasak uang senilai Rp. 155.343.000.

“ Peran dari kedua pelaku dalam menjalankan aksinya, yakni Lurah Dodari Isa  berperan selaku eksekutor masuk  ke dalam toko. Sedangkan, pelaku Ismit mengawas dari luar toko,” ungkap Wakapolres Ternate Kompol Jufri Dokulamo didampingi melalui siaran pers di Mapolres Ternate. Kamis (15/11/2018).

Sambung Wakapolres Ternate, setelah melakukan penyelidikan di rumah pelaku inisial Tam ditemukan dua tanda pengenal di rumah pelaku atas nama pelaku Ismit dari Badan Nasional Narkotika dan Komisi Pemberantasan Korupsi, ujar Kompol Jufri.

Aksi pencurian dilakukan kedua pelaku pada tanggal 12 November 2018 lalu sekira pukul 19:45 waktu setempat. Ke esoknya hari tanggal 13 November 2018 Tim Resmob Polres Ternate langsung mengamankan Lurah Dodari Isa di rumahnya Kelurahan Tobenga, Kecamatan Ternate Utara. Sementara pelaku Ismit dibekuk di Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan.

“ Untuk Barang Bukti (BB) yang kami amankan, uang tunai senilai Rp. 15.000.000, dan dari hasil curian itu di belanjakan satu (1) unit sepeda motor RX king, satu (1) unit Televisi, satu (1) unit mesin cuci, tiga (3) unit HP berbagai merek milik pelaku, dan satu unit mobil Avanza yang di bawa pelaku saat melakukan aksinya,” beber Wakapolres Ternate.

Dua identitas pelaku membawa dua instansi yang masih selidiki oleh penyidik untuk pendalaman, apakah pelaku melakukan kejahatan dengan modus-modus lain, atau pelaku bukan pegawai dari kedua instansi tersebut dan kuat dugaan pelaku kalau bukan melakukan pemeriksaan, atau pemerasan.

"Kedua tanda pengenal pelaku membuat sendiri, di cetak dari tempat pencetakan dan semua ini masih kami lakukan pedalaman. Untuk pasal yang di kenakan kedua pelaku, yakni pasal 363 subsider pasal 362 KHUP Pidana, dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara," kata Jufri. (cul)
Komentar Anda

Berita Terkini