Kunjungan Sandiaga Uno Disambut Antusias Masyarakat Ternate

/ Rabu, 07 November 2018 / 03.56
Cawapres Nomor Urut 2 Sandiaga Uno saat berkunjung ke Ternate

TERNATE-  Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2  Sandiaga Salahudin Uno didampingi Titiek Soeharto putri Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto bersama Triyo Budi Santoso mengunjungi Kota Ternate, Maluku Utara dalam rangka melakukan pelantikan Tim Relawan Prabowo-Sandi.

“ Cukup luar biasa pada hari ini kita didampingi oleh ibu Titi Suharto, terima kasih terhadap antusiasme masyarakat Maluku Utara pada hari ini, di Kota Ternate ini, di mana pada hari ini telah mengikiuti acara “Koalisi Indonesia Adil dan Makmur” dan juga kepada seluruh pimpinan koalisi yang hadir pada hari ini di sini untuk kunjungan kami dari Jakarta bersama  ibu Titi Sugiarto dan juga Pak Triyo Budi Santoso sebagai Wakil Ketua  Badan Pemenangan Provinsi dan juga dari partai Berkarya,” ungkap Sandiaga Salahudin Uno kepada wartawan di Ternate. Selasa (6/11).

Menurut Sandiaga, Maluku Utara memiliki potensi yang sangat luar biasa, walaupun hanya di kategori memiliki tingkat ekonomi tertinggi di Indonesia, akan tetapi kita punya banyak sekali potensi. Sehingga kita dapat membuka lapangan pekerjaan sebagaimana masukannya badan pemenangan provinsi H. Wahda Zaenal Imam bagaimana kita untuk menghadirkan kebijakan yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi putra atau putri yang ada di Provinsi Maluku Utara.

“ Banyak sekali Pengangguran dan tenaga kerja asing. Nah inilah yang perlu di suarakan bahwa Prabowo-Sandi bahwa investasi boleh masuk, tetapi kita berikan kesempatan kerja kepada tenaga kerja lokal yang sekarang ini akhirnya harus mengandalkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Padahal yang di terima hanyalah sedikit,” ujar Sandiaga Uno.

“ Jadi inilah yang akan menjadi pusat perhatian Prabowo-Sandi di Malut dan rencannya akan membuka lapangan kerja seluas luasnya. Kalau kita lihat bahwa dari luas Maluku Utara ini, Maluku Utara lebih luas dari 3 atau 4 Provinsi yang ada di Sulawesi dan mayoritasnya adalah Maritim dan Perairan, tentu untuk konsep kedepannya kita harus bangun kekuatan ini harus menjadi salah satu potensi yang bisa dihadirkan berdasarkan beberapa permasalahan, tambahnya.

Sandiaga menyatakan, ada beberapa yang masih Impor barang, tetapi kita juga ada garam dan ada beberapa komuditas, seperti Padi, Jagung dan Kedelai. Nah ini yang kita ingin produk-produk juga menjadi penompang. “  Jadi di Malut ini menjadi salah satu penumpuk pangan nasional dan pusat industri berbasis maritim dan perikanan,” tandasnya.

Tak hanya itu, salah satunya adalah untuk memastikan bahwa kalau perusahan asing berinvestasi mereka tidak boleh hanya menggunakan tenaga kerja dari negara asalnya, namun harus memberikan kesempatan kepada dan dapat memastikan bahwa pemerintah itu adil untuk menghasilkan perusahan tersebut untuk menaati peraturan-peraturan dan perundang-undangan.

“ Untuk sekarang kalau dilihat tidak bisa, sekarang kalau dilihat negara tidak adil, tidak berdaya. Makanya untuk kedepannya harus pemerintahan yang kuat dan pola pemerintahannya yang tegas,” tutur mantan Wagub DKI.

Sementara untuk ancaman narkotika yang ada  di Indonesia sudah cukup luar biasa, kita melihat bahwa sendi-sendi kebangsaan kita di kalangan anak-anak mudah kita tengah di antam oleh Narkoba dan ini tidak bisa di pandang sebelah mata.

“ Saya ketika di Jakarta langsung mengarahkan secara tegas tidak boleh lagi ada peredaran Narkoba dan kalau ada peredaran Narkoba harus di tindak secara tegas, saya bekerja bersama dengan BNN dan Kepolisian dan Alhamdulilah peredaran narkoba bisa kita pantau dan semua tempat yang ada disinyalir pengedaran narkoba itu di tindak,” tegas (cul).

Komentar Anda

Berita Terkini