Minahasa Selatan Angka Perceraian di Dominasi Perempuan

/ Kamis, 29 November 2018 / 22.01
Foto: Istimewa

MINSEL – Angka perceraian di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara cenderung meningkat setiap tahun. Pasalnya, peningkatan angka peceraian di dominasi pihak isteri yang mengajukan gugatan cerai terhadap suami.

Tercatat angka perceraian tahun ini mengalami penurun dibandingkan data tahun 2017 mencapai 70 puluhan lebih gugatan perceraian terjadi.  Berdasarkan data Pengadilan Agama Amurang saat ini terdapat 45 rumah tangga  menjalani sidang perceraian yang diajukkan dari pihak perempuan.

Panitera  Pengadilan Agama Amurang Musa Antu menyatakan, alasan isteri mencerai gugat suaminya dilatarbelakangi berbagai permasalahan yang bervariasi, masalah ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan orang ketiga.

" Gugatan cerai ini paling banyak mendominasi dari pihak perempuan," ungkap Musa Antu kepada media ini.Kamis (29/11/2018).

Musa menjelaskan, perceraian yang terjadi di dominasi pada rumah tangga yang usianya tergolong baru alias nikah dini.

" Sangat disesalkan banyaknya perceraian terdapat pada rumah tangga muda yang baru 3-4 tahun berumah tangga, untuk menekan angka perceraian kami menawarkan langkah-langkah yang dimulai dari tahap sebelum perkawinan dimulai. Program kursus perkawinan yang tengah gencar kami tawarkan kepada calon pasangan suami-istri diharapkan mampu mengendalikan faktor pemicu keretakan rumah tangga yang berakhir dengan perceraian,” jelasnya.

Menurut  Musa kursus perkawinan tentunya diberikan sebelum pasangan itu menjalani kehidupan rumah tangga yang sebenarnya yang mendapat bimbingan dan arahan dari pemuka agama.

Sambungnya, dengan program kursus tahun ini tingkat perceraian menurun dibandingkan tahun 2017.

"  Untuk tahun kemarin juga disebabkan perkara Isbat Nikah, Isbat Nikah itu seperti mereka yang sudah berumah tangga tidak mempunyai Buku Nikah, dari penelitian ini berhasil menggambarkan alasan lain di luar mainstream yang perlu mendapatkan perhatian, sehingga kami selalu mensosialisasikannya," ujarnya. (Ir)

Komentar Anda

Berita Terkini