Pasien Penderita Down Syndrome Dapat Santunan dari Wabup Halbar

/ Rabu, 21 November 2018 / 21.47
Wabup Halbar A. Zakir Mando bersama pasien penderita Down Syndrome

HALBAR - Wakil bupati (Wabup) Kabupaten Halmahera barat, Ahmad Zakir Mando memberikan santunan di pasien yang mengalami penderita kelainan jantung dan gizi buruk  (Down Syndrome) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo,  Meilani Bet  1 Tahun 6 Bulan  anak ke enam, dari Salma Afsindri warga Desa Lako Akediri Kecamatan Sahu. Rabu (21/11/2018).

Meilani Bet terhitung sudah berulang kali mendapatkan perawatan medis dan pernah rawat inap sekali  pada RUSD Ternate, akan tetapi diminta dirujuk ke RSUD Kota Manado, namun  keterbatasan anggaran akhirnya pihak keluarga Meilani Bet, memilih kembali ke Jailolo.  

Zakir Mando saat ditemui wartawan  mengatakan, terkait pasien penderita Down Syndrome. Ia mengetahui melalui informasi media cetak dan online sehingga maka merasa terpanggil, secara kemanusiaan sangat terpaku setelah  melihat apa yang di alami keluarga Salma Afsindir (Ibu dari Meilani). 

“ Memang hal ini membutuhkan perhatian serius kondisi Meilani  Bet saat ini, mendengar jeritan cerita duka  dari Ibunya maka saya pribadi siap membatu sebagai layaknya manusia.’’ kata Wabup Halbr Zakir  saat menemui pasien di RSUD Jailolo.  

Menurut Zakir di hadapan keluarga pasien,  Melani Bet (Pasien)  akan dirujuk ke RSUD Ternate, dengan difasilitasi oleh Wabup Halbar, sebab setelah  mendengar jerit cerita dari pihak  keluarga Meilani Bet. " Maka saya tidak mau diam saja. persoalan lain itu menjadi tanggung jawab saya pribadi rujuk ke RSUD Ternate, agar mendapatkan perawatan, sebab RSUD Ternate secara fasilitas mungkin lebih memadai, didampingi satu tenaga medis (Perawat RSUD Jailolo).’’akunya dengan raut wajah  sedih di ruang anak RSD Jailolo.

Salma Afsindir (Ibu Mailani Bet) menceritakan  rasa sakit di perut Meilani Bet  saat berusia 7 bulan. Penyakit  kelainan jantung yang di derita anaknya diketahui setalah melakukan pengobatan. 

“ Anak saya, keluar-masuk  di rumah  sakit itu sudah sebanyak tiga kali, kemudian rujukan ke Ternate, membaik, balik ke Jailolo, tiga bulan kemudian kembali sakit sampai memasuki usianya 1 tahun 6 bulan. Namun pihak Rumah Sakit Umum D Ternate meminta rujuk ke Rumah sakit Manado, untuk di operasi, saya bilang penyakit anak saya dan  rujukan apa disampaikan Dokter itu tidak sesuai keadaan saya,” ucap Ibu Meilani Bet.

Ia juga  mengaku, sampai saat ini menjalani pengobatan di  RSUD Jailolo, belum ada dari pihak pemerintah yang mendatangi atau mengunjunginya. 

“ Saya sangat berterima kasih dan bersyukur atas perhatian pak wakil bupati, karena ikut memberikan perhatian yang menurut saya sangat membantu anak saya,” ujarnya. 

Sementara sisi lain Dokter Ika, yang menangani, Mailani Bet mengatakan, derita yang di alami pasien  Meilani Bet, itu disebut panyakit Down Syndrome (Kelainan jantung dan gizi buruk). “ Kita harus rujuk ke Ternate, sebab disini masih kekurangan fasilitas, jadi besok (hari ini) akan dirujuk ke Ternate, sesuai yang perintah pak  wakil bupati,” tutupnya. (ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini