Penyakit DBD Mewabah di Minsel, Satu Orang Maninggal Dunia

/ Selasa, 13 November 2018 / 15.05
Erwin Schouten (Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Minsel)
MINSEL - Warga masyarakat Minahasa Selatan harus lebih berhati-hati. Budaya bersih dan hidup sehat harus segera diterapkan. Pasalnya, penyakit Demam Berdarah (DBD) saat ini sedang mewabah di Minsel.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Minsel Erwin Schouten,  penyakit yang saat ini lagi marak terjadi di Minsel adalah DBD.

"Memang sampai saat ini penyakit Demam Berdarah sedang mewabah. Data terakhir kita menyebutkan warga yang terkena salah satu penyakit mematikan ini sudah mencapai 60 kasus orang terserang DBD," ungkapnya.

Dari 60 orang yang terkena DBD, diungkapkan Schouten, sudah ada satu warga yang meninggal.

" Memang sangat disayangkan, penyakit DBD ini sudah memakan korban satu orang meninggal dunia. Korban berasal dari kecamatan Amurang Barat karena kebanyakan pasien pengidap DBD itu berasal dari Amurang Raya," bebernya.

Guna menekan bertambahnya korban DBD, Schouten menyampaikan, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan di beberapa wilayah di Minsel. Salah satunya dengan melakukan Fogging fokus dan total.

"Kita lakukan Fogging di beberapa wilayah yang kebanyakan terdapat banyak pasien di beberapa wilayah lainnya. Sudah 60 titik fogging fokus kita lakukan, terakhir dilakukan di Desa Sapa Barat," tambahnya.

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat harus terus ditingkatkan. Salah satu bentuk untuk mencegah DBD di masyarakat adalah dengan melakukan 3 M Plus.

 "Masyarakat juga harus bisa mencegah terjadinya DBD, yaitu dengan melakukan 3 M Plus yaitu Menutup, Mengubur dan Menguras. Selain itu semua tempat yang menjadi sumber sarang nyamuk juga harus dibersihkan. Dengan begitu kita bisa mencegah DBD di lingkungan kita," ujarnya. (Ir)

Komentar Anda

Berita Terkini