PKL Halbar Boikot Proyek Pembangunan Pasar Baru Jailolo

/ Jumat, 09 November 2018 / 21.42

Spanduk yang dipasang PKL di areal pembangunan pasar Jailolo (Dok: Nances)
 HALBAR -  Komunitas Pedagang Kaki Lima (PKL), Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) memboikot pembangunan pasar yang berlokasi di terminal Jailolo.

Menurut Koordinator Aksi Ramli Iskandar, menyatakan pembangunan pasar baru diduga kepentingan segelintir orang dengan menyebut bupati halbar dan kroni-kroninya. Bahkan, ia tidak bisa menjamin keamanan, Jika kalau pembangunan pasar terus lanjutkan, karena semakin lama tidak ada keadilan di Kabupaten Halmahera Barat.

"Saya bagian dari warisan tanah ini, meminta agar di atas tanah ini di jadikan terminal bukan di bangun pasar baru. karena, tidak ada terminal maka sampai saat ini hasil jualan kami kurang laku di pasaran," tandas Ramli.

Ramli juga menegaskan, saat ini semua komunitas PKL sudah siap untuk melakukan aksi besar-besar yang di rencanakan pada hari senin pekan depan dengan tuntutan Pemerintah Daerah segera menghentikan pembangunan pasar baru di terminal Jailolo yang saat dikerjakan.

" Sampaikan ke Danny Missy (Bupati-red) di atas tanah ada pembangunan pasar baru itulah, awal mulanya berasal dari Nene moyang kami yang memiliki tanah ini, keinginan kami untuk peruntukan membangun terminal bukan pasar,” terang Ramli dengan nada kesal.

Tak hanya itu, Ramli juga membandingkan masa kepemimpinan Bupati Namto Hui Roba dengan kepemimpinan Bupati Halbar Danny Missy saat ini sangat beda.

" Masa pak namto, itu kami masih bisa melihat perputaran ekonomi. ketika di masanya kepemimpinan pak Danny Missi ini tidak terlihat perputaran ekonomi, karena pembeli di pasar sangat terasa berkurang," ujarnya. (ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini