Syahbandar Kedi Loloda Musnahkan Life Jacket

/ Rabu, 07 November 2018 / 04.04
Pemusnahan Life Jacket tidak layak pakai oleh Syahbandar  Kedi Loloda (Dok: Nances)

HALBAR – Dinas Perhubungan Pemkab Halbar dan KPLP Kelas III Jailolo melakukan pemusnahan live Jacket (baju renang) yang tidak memenuhi prosedur keselamatan pelayaran.

Pasalnya, dalam pengawasan pelayaran ditemukan live jacket yang tidak layak pakai oleh penumpang. Sementara pengawasan itu difokuskan kepada kapal Perahu Motor (PM), Speedboat (SB) dibawa 7 GT khususnya pelayaran melalui pelabuhan Kedi  tujuan pelabuhan Tongute Ternate. Sedangkan pemusnahan live jacket berjumlah 30 buah.

Menurut Matias Masanae, kewenangan sebagai petugas syahbandar KPLP, Perahu Motor (PM) Speedboat di bawah 7 GT sesuai peraturan di NKRI. PM 39 tahun 2017 tentang pendaftaran dan kebangsaan kapal.

Dikatakan, pasal 57 Ayat 2 huruf C : pas, kecil berukuran kurang dari 7 (tuju grose tenaga) . Pasal 59 Ayat 1 pas besar dan kecil, sebagai mana dimaksud Ayat 2 huruf C diterbitkan oleh Syahbandar, berbicara standar keselamatan pelayaran kewenangan Dinas perhubungan provinsi, kota, maupun kabupaten. Karena, surat sertifikat dikeluarkan oleh daerah tersebut.

"Kami memback up pelayaran speedboat atau perahu motor 7 GT yang keluar dari kolam pelabuhan ke pelabuhan tujuan," ujur Kepala Wilker UPP Kedi, Kecamatan Loloda Matias Masanae. Selasa (06/11/2018).

Terpisah, Kepala Satker Dishub Pelabuhan Kedi kecamatan Loloda, Risdon menambahkan, sertifikat di keluarkan oleh Dinas Perhubungan setempat, bila mana di dalamnya tentang NIM  penumpang yang di angkut sesuai besarnya GT.

"Alat keselamatan baju renang kelayakan Speedboat / PM-perahu motor dan alat-alat kenavigasion, " ucapnya. (ncs)

Komentar Anda

Berita Terkini