|
Menu Close Menu

AMP Malut Minta Polda Malut Periksa Bupati Morotai

Senin, 10 Desember 2018 | Desember 10, 2018
AMP Malut saat melakukan di Kantor Direskrimun Polda Malut (Foto: Ata)

TERNATE -  Aliansi Peduli Morotai (APM) Maluku Utara kembali mendesak Direktorat Kriminal Umum (Diskrimum) Polda Maluku Utara untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan pemalsuan dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2018.

Kedatangan AMP Malut ke Kantor Direskrimum  Polda Malut. Senin (10/12), diawali dengan gerakan aksi unjuk rasa yang meminta kejelasan sejauh mana penanganan kasus pemalsuan dokumen APBD yang diduga melibatkan Bupati Pulau Morotai Benny Laos.

Koordinator aksi Maruf Majid menyatakan, jika kalau kasus pemalsuan tanda tangan merupakan bagian dari delik aduan kenapa pihak Polda Maluku Utara terkesan diam, karena kasus ini dilaporkan salah satu anggota DPRD Pulau Morotai.

“ Kasus Pemalsuan dokumen  terindikasi Bupati Pulau Morotai melakukan penyalahgunaan kewenangan dan pelanggaran hukum ini yang kita pertanyakan kepada penegak hukum,” ujar Maruf Madjid.

Lanjut Maruf, sikap AMP Malut mendesak Polda Malut segera melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Pulau Morotai mengenai kasus pemalsuan tanda tangan anggota DPRD untuk mengesahkan APBD bodong.

“ Kami meminta Kapolri dan Kapolda Malut jangan lindungi Benny Laos Bupati atas kezoliman yang dilakukan pada masyarakat Pulau Morotai,” tegasnya. (ata)


Bagikan:

Komentar