Polda Malut Rayakan HUT Polairud Ke 68

/ Selasa, 04 Desember 2018 / 20.01
Direktur Polairud Polda Malut Kombes Pol Arif Budi Winofa 


TERNATE – Polda Maluku Utara rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Ke-68 dengan tema “ Semangat promoter, polairud siap mengamankan pemilu 2019 dalam rangka mendukung pembangunan nasional, Selasa (4/12).  

Kepala Kepolisian RI Profesor H. Jenderal  M. Tito Karnavian dalam sambutannya dibacakan Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol M Naufal Yahya  menyampaikan selaku Kepala Kepolisian Negara RI saya mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-68 kepada keluarga besar Korps Kepolisian Perairan dan Udara.

"Semoga Korpolairud Bahakan Polri senantiasa eksis dan dapat terus berhasil dalam menjalankam tugas-tugas  yang diemban," ungkap Jenderal M. Tito Karnavian.

Pada momentu ini, Kapolri juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh personil jajaran Korpolairud Baharkam Polri atas loyalitas, dedikasi, dan persetasi yang telah dicapai selama ini. Lanjut kata Kapolri, Korpolairud telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya Polri untuk meningkatkan kepercayaan publik. Hal ini dapat dilihat melalui upaya-upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kejahatan di perairan. Seperti illegal fishing, dan Penyelundupan serta kejahatan lainya.

Jajaran Polairud juga berperan besar dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di bidang kemanusiaan, seperti yang ditampilkan melalui respon proaktif guna mendukung pergeseran pasukan dan dan bantuan logistik secara cepat, dalam penanganaan bencana alam di lombok dan sulawesi tengah, serta pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan Lion Air JT-610 di perairan karawang.

“ Korpolairud sudah dengan  berbagai upaya dalam mendukung pengamanan berbagai agenda nasional  sepanjang tahun 2018 yaitu,  Pengamanan Pilkada serentak  pada 171 wilayah. Pengamanan operasi ketupat, serta pengamanan event iternasional Asian Games dan Asian para Games, serta IMF-World Bank Annual meiting 2018,” jelasnya.

Dari berbagai capaian itu Kapolri mengharapkan, semakin meningkatkan motivasi dan kinerja seluruh jajaran Korpolairud Baharkam Polri. Terlebih kedepan, kita akan menghadapi tantangan tugas yang memerlukan kehadiran personil Polri. Mulai dari Penyelenggara Operasi lilin untuk penanganan natal 2018 dan tahun baru 2019, operasi mantap Brata untuk pengamanana tahapan Pemilu tahun 2019 yang saat ini tengah berlangsung hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap potensi, bencana alam yang terjadi di NKRI," ucap Kapolri.

Momen ini menurut Direktur Polairud Polda Malut Kombes Pol  Arif Budi Winofa menyatakan tema yang diangkat pada HUT kali ini, yaitu menuju pada Porlairud yang promoter. Itu artinya Profesional, Moderen dan Terpercaya. Hingga kita kita tuntut untuk kedepan agar lebih konsen lagi.

“ Apalagi tadi yang sudah disampaikan bapak Kapolri dan bapak Kabaharkam menyampaikan, kita sudah mendapat  tambahan armada khususnya untuk Korpolairud dengan 32 kapal, dan  2 pesawat terbang. Hingga kedepan diharapkan bisa lebih maju,” paparnya.

Lanjutnya, Polda Malut sendiri untuk kapal tipe C1 yang besar hanya ada 1 dan C2 ada 7 unit, speedboat ada 12 unit, dan eriber ada 3 unit. Adapun dari hasil sikon kemarin dengan bapak Kakor Polairud akan mendapat tambahan lagi 1 unit sirider yang akan datang pada bulan Januari, pungkasnya.

Selain itu, bapak Kakor juga menyampaikan untuk Maluku Utara  sebagai provinsi kepulauan ini sangat membutuhkan  sarana angkutan laut.

“ Jadi kami meminta tambahan 1 unit tipe C1 namun  beliau meminta menunggu karena sekarang itu ada beberapa kapal yang sedang di distribusikan ke Polda-polda yang lain. Pembagian ini bergilir kita Polda Maluku Utara sementara mendapatkan terlebih dahulu silider, mungkin 1 tahun kedepan baru dapat tambahan kapal tipe C 1," jelasnya.

Menurut Budi Winofa, keungulan dari pada kapal-kapal itu karena mesinya ada 3 Kali 280 PK. Kemudian 1 unit, untuk ABK dan penumpangnya bisa 10 orang khusus untuk kapal cepat.

Mengingat, Budi Winofa pengalaman pada Pilkada kemarin kapal yang masih ada itu cukup hanya saja kita mengantisipasi Pilpres nanti, cuaca kurang mendukung.

“ Sehingga saya meminta kepada Karo Ops untuk memperhitungkan cuaca, terutama dalam rangka pergeseran pasukan nantinya, sehingga jauh-jauh hari harus kita geser terlebih dahulu anggota-anggota yang akan melaksanakan pengamanan maupun memback up pelaksanaan di TPS-TPS,” Paparnya.

HUT Polairud ke-68 ini. Ada 18, dan terget kita yaitu 20 namun masih kurang 2 untuk mengungkap kasus lagi yakni kasus illegal fishing, destruktif fishing, bom ikan, ada juga jalah menyalahi daerah tangkap, bius tombak, migas, kehutanan, satwa liar,  dan masalah surat menyurat operasional kapal, tapi yang paling mendominasi adalah illegal fishing, tutupnya. (cul)


Komentar Anda

Berita Terkini