PT. Global Bantah Cemari Sungai Tongop

/ Kamis, 06 Desember 2018 / 15.51
Pihak PT. Global mengklarifikasi pencemaran sungai tongop di tuding warga setempat (Foto: Irham Damopolii)
MINSEL –   Pihak PT. Global membantah dengan keras tudingan masyarakat  mengenai  limbah perusahan yang mencemari sungai Tongop  di Desa Molinow, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. 

PT. Global melalui  Human Resource Development (HRD) Manager Harry Pangalila menegaskan ikan-ikan yang mati di sungai Tongop masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, kalau limbah berasal dari perusahan.

"Info ini baru kami terima, namun terlalu dini jika harus menyalahkan perusahaan kami. Karena sesuai dengan pemeriksaan serta pengambilan sampel, Pihak Dinas lingkungan Hidup sudah mengumumkan kalau limbah kami masih di atas normal, atau lima parameter, artinya limbah cair kami tidak berbahaya. Atas dugaan ikan mati yang menurut warga karena limbah kami, ada pihak berwajib yang punya hak untuk menjawabnya, bahkan untuk pengolahan limbah, kami sudah benahi. sekarang di perusahaan kami sudah ada alat filter penanganan limbah tersebut," jelas Harry Pangalila kepada wartawan media ini saat ditemui diruang kerjanya. Kamis (6/12).
Harry juga menambahkan, tudingan masyarakat tanpa memiliki yang bukti kuat bahwa limbah itu berasal perusahannya.

"Ikan mati di sungai, kenapa harus salahkan perusahaan, perusahaan sudah melakukan pembenahan sesuai arahan dari Dinas Lingkungan Hidup.  Lagi pula setiap bulannya DLH selalu melakukan pemantauan di perusahan, atau silakan datang ke perusahaan dan lihat sendiri cara pengolahan limbah kami, ini perusahaan secara pemasaran bersaing, artinya tidak menutup kemungkinan ada oknum-oknum yang mencoba merusak nama baik perusahaan, itu hal yang tak bisa di pungkiri,” kata Harry. (Ir)

Komentar Anda

Berita Terkini