Sungai Tongop Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Mati

/ Kamis, 06 Desember 2018 / 13.04
Sungai Tongop yang terletak di Desa Molinow, Minahasa Selatan (Foto: Irham Damopolii)

MINSEL – Ratusan ikan di sungai Tongop mati tercemar limbah. Kejadian itu sempat menghebohkan warga desa Molinow, Minahasa Selatan yang berbondong-bondong mendatangi sungai untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Menurut Willy Sinubu, ratusan ikan yang mati di sungai tongop  di duga tercemar limbah dari salah satu perusahaan penghasil Tepung Tapioka. 

“  Sekitar pukul 05.00 WITA, saya pergi ke sungai tongop, tujuannya untuk melihat hewan ternak di sana, kemudian pemandangan yang tak lazim terlihat yaitu di mana banyaknya ikan air tawar yang mati dan terapung di sungai, lantas saya langsung mengajak para warga untuk sama-sama menyaksikan,” ungkap Willy kepada wartawan media ini. Kamis (6/12). 

Kuat dugaan  ikan yang mati di sungai tongop dikarenakan  berasal dari limbah perusahaan.

"Kami menduga ikan yang mati ini, akibat dari pembuangan limbah perusahaan. alasannya perusahaan masih saja melakukan pembuangan di sungai Tongop," Keluh Willy.

Ia berharap Pemerintah Daerah  segera menangani masalah ini dengan serius mengenai pencemaran di sungai tongop. 

"Beberapa bulan kemarin kami warga di undang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Perusahaan untuk ikut serta dalam sosialisasi penanganan limbah yang bertempat di salah satu hotel yang berada di Amurang. Sebelumnya pihak DLH juga telah turun mengambil sampel dari sungai tersebut. Dan menurut DLH limbah cair yang berasal dari perusahaan masih aman terkendali atau tidak berbahaya, DLH juga telah melakukan teguran kepada pihak perusahan berupa sangsi administratif serta pembenahan selama empat belas hari, namun hasilnya sungai masih saja tercemar, buktinya hari ini ratusan ikan banyak yang mati," ujar Willy. (Ir)

Komentar Anda

Berita Terkini