|
Menu Close Menu

412 Mahasiswa STKIP Kie Raha Di Wisudakan

Minggu, 27 Januari 2019 | 03.03
Prosesi Wisuda STKIP Kie Raha Ternate
TERNATE - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Ternate melaksanakan sidang senat sekaligus dies natalis XV yang  diselenggarakan di Dafam Hotel (26/1/2019).

Hadir  dalam sidang senat adalah Wakil Gubernur Malut Ir. M. Natsir Thaib, pendiri STKIP Kie Raha Ternate Dr. Sidik Siokona, Ketua L2 Dikti Wilayah Kopertis XII Maluku-Maluku Utara Dr. Muhammad Bugis dan Forkopimda serta  ratusan peserta wisuda. 

Wisuda sarjana STKIP  Kie Raha Ternate yang ke 12 meliputi sepuluh program studi, yakni S1 Pendidikan sejarah 24 orang, S1 Pendidikan ekonomi 14 orang,  S1 pendidikan geografi 53 orang, S1 pendidikan biologi 41 orang, S1 pendidikan fisika 20 orang, S1 pendidikan bahasa dan sastra indonesia 32 orang, S1 pendidikan bahasa dan sastra inggris 35 orang, S1 pendidikan olahraga 68 orang, S1 pendidikan dan sekolah dasar 101 orang dan  S1 pendidikan matematika 24 orang. Jumlah keseluruhan wisuda 412 orang tahun akademik 2018-2019.

" Pelaksanaan wisuda ini tidak bersifat serimonial semata, melainkan mengandung makna penyerahan tugas dan tanggung jawab kepada institusi sebagai sarjana pendidikan untuk diabdikan di tengah masyarakat,"  ungkap Dr. Abd. Rasyid Umaternate.

Sementara Wakil Gubernur Maluku Utara Ir. M Natsir Thaib menyambut gembira atas kerja keras STKIP kieraha Ternate sejauh ini. " STKIP Kie Raha telah berhasil  dalam mencetak sumber daya manusia di bidang pendidikan dan siap berkiprah untuk membangun provinsi Malut," ujarnya.

Menurut Wagub, Pemerintah Provinsi dibawa kepemimpinannya bersama gubernur KH. Abdul Ghani Kasuba telah  memberikan sebuah kebijakan anggaran untuk membantu peningkatan mutu pendidikan perguruan tinggi di Maluku Utara. 

"Pemerintah provinsi akan terus melanjutkan bantuan beasiswa pada mahasiswa terutama perioritas bantuan terhadap putralputri petani kopra. Ini merupakan perhatian dari gubernur untuk membantu anak-anak petani Kopra di Maluku Utara," tutur Wagub.

Ketua L2 Dikti Wilayah Kopertis XII Dr. Muhammad Bugis dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan tinggi merupakan aset terpenting dalam pembangunan masa depan bangsa. Menurutnya tanpa mutu pendidikan tidak mungkin kita dapat mempersiapkan sumberdaya manusia yang profesional. "Untuk menjadi unggul pendidikan tinggi kita harus sehat dan dikelola secara serius dan transparan," paparnya. 

Orasi ilmiah dalam upacara wisuda ini juga di isi oleh guru besar dari Unsrat Prof. Dr. Ir. Christina Leta Salaki dengan tema dinamika pemikiran dalam pengembangan biopestisida sebagai sarana pendukung pengendalian hama terpadu. (cul)
Bagikan:

Komentar