|
Menu Close Menu

Empat Caleg Perempuan di Kota Tidore Kepulauan Mundur Diri

Rabu, 16 Januari 2019 | 19.18
Jainul Yusup (Komisioner KPU Kota Tikep)
TIDORE -  Empat  (4) calon anggota DPRD kota Tidore Kepulauan mengundurkan diri, setelah dinyatakan lulus seleksi CPNS di lingkungan  Pemkot Tidore Kepulauan dan Pemprov Maluku Utara.

Hal itu diungkapkan oleh  Ketua Devisi Teknis  KPU Kota Tidore Kepulauan Jainul Yusup bahwa mencermati surat KPU  Republik Indonesia Nomor: 31/PL.01.4-SD/06/KPU/1/2019 tentang Calon Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) tertanggal 9 Januari 2019.

"  Kami telah berkoordinasi dengan 4 Partai Politik masing-masing adalah Partai Gerindra, PKS, PAN dan PKB menanyakan caleg-calegnya yang lulus CPNS, dan keempat partai ini telah merekomendasikan untuk mencabut dari keanggotaan partai," tutur  Jainul Yusup kepada wartawan di Tidore. Rabu (16/1/2018).

Sambung Jainul, para caleg ini setelah lulus CPNS, maka mereka harus memilih, apakah memilih CPNS atau caleg?. Kalau pilih caleg mereka harus mundur dari CPNS, tetapi kalau mereka pilih CPNS harus mundur dari partai. Tapi mereka berempat memilih CPNS, makanya mereka harus mundur dari partai politik," terangnya.


Berdasarkan rekomendasi pencabutan keanggotaan dari partai empat caleg. Pertama,  Zuraida Badriun  dengan Nomor: PAN/A/27.1/K-S/05/1/2019 Nomor Urut 3 Daerah Pemilihan III Kecamatan Tidore Utara dan Kecamatan Tidore Selatan. Karena  yang bersangkutan dinyatakan lulus seleksi CPNS dilingkup Pemprov Malut. Kedua,  rekomendasi pencabutan keanggotaan Partai Gerindra dengan Nomor: MU-02/01-240/B/DPC-Gerindra/2019 atas nama Adewati Laha caleg nomor 7 Dapil I  Kecamatan Tidore dan  Kecamatan Tidore Timur lulus CPNS di Pemda Kota Tidore Kepulauan. Ketiga, rekomendasi pencabutan anggota  PKS dengan Nomor 015/K/BG-03-PKS/1440 atas nama Dewi caleg nomor urut 6 Dapil III Kecamatan Tidore Utara dan Kecamatan Tidore Selatan. Karena lulus CPNS di Pemda Kota Tidore Kepulauan, dan Keempat, surat pernyataan pencabutan keanggotaan PKB dengan nomor 0132/DPC-PKB/TIKEP/A.0/1/2019 atas nama Irnawati Usman caleg nomor urut 4 Dapil III  Kecamatan Tidore Utara dan Kecamatan Tidore Selatan lulus CPNS di Pemprov Malut.

"  Pencabutan dari keanggotaan partai ke empat caleg sudah ditindaklanjuti ke DPP Partai masing-masngi," ujar jainul.

Lanjut Jainul, selain pencabutan keanggoatan partai, pihak KPU Tidore Kepulauan telah melakukan verifikasi ke BKD Kota Tidore Kepulauan tanggal 11 Januari 2019. Dan ternyata betul dua caleg Tidore Kepulauan telah lulus CPNS. 

" Pada tanggal 15 Januari 2019 kemarin,  kami juga verifikasi dan konsultasi di BKD Provinsi Maluku Utara mengenai dua caleg Kota Tidore Kepulauan yang lulus CPNS di Pemda Provinsi Maluku Utara, dan BKD siap membuat surat ke KPU Kota Tidore Kepulauan. Selanjutnya, KPU kemudian membuat berita acara perbaikan DCT anggota DPRD Pemilu tahun 2019 tingkat kota Tidore Kepulauan dengan nomor 09/PL.01.4-BA/8272/KPU-kota/1/2019 dan perubahan SK DCT anggota DPRD kota Tidore Kepulauan pemilu tahun 2019 dengan nomor 10/PL.01.4-Kpt/8272/KPU-Kota/I/2019," pungkasnya.

Atas dasar inilah, Jelas Jainul, maka  keempat caleg akan di TMS (tidak memenuhi syarat) alias tidak lagi sebagai Calon Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan karena telah coret dari DCT. Meskipun di coret DCT, namun nomor urut caleg mereka tetap ada dalam surat suara. Nanti pada hari pencoblosan tanggal 17 April nanti, KPU Kota Tidore Kepulauan akan menyurat kepada KPPS untuk diumumkan bahwa mereka tidak memenuhi syarat, walaupun nanti ada pemilih yang memilih, maka suara mereka tetap sah namun suara masuk ke suara partai.

"Pengunduran diri mereka berempat, walaupun semuanya perempuan tapi tidak berpengaruh terhadap kuota perempuan dan caleg lainnya, karena penetapan DCT telah selesai," tutupnya. (dar)

Bagikan:

Komentar