|
Menu Close Menu

Harry Azhar Azis Dianugerahi Gelar Adat “Ngofa Ngongano Malaha” Dari Kesultanan Tidore

Jumat, 25 Januari 2019 | Januari 25, 2019
H. Harry Azhar Azis saat menerima gelar adat Ngofa Ngongano Malaha dari Sultan Tidore Husain Sjah (Foto : Aidar Salasa)

TIDORE- Anggota Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia H. Harry Azhar Azis disela-sela kunjungan kerjanya ke Maluku Utara dianugerahi gelar adat “Ngofa Ngongano Malaha” yang artinya “Putra Terbaik Tumpuan Harapan” dari Kesultanan Tidore. Prosesi pemberian gelar adat  bertempat di Kadaton Kesultanan Tidore. Jumat (25/1/2019).

Gelar adat dianugerahkan kepada H. Harry Azhar Azis berdasarkan  surat keputusan Sultan Tidore Nomor 01/KPTS/ST/I/2019  memiliki arti Putra Terbaik Tumpuan Harapan, sebagai bentuk penghargaan sekaligus penghormatan tertinggi dari Kesultanan Tidore karena telah memberikan kontribusi yang baik kepada Bangsa Indonesia.

Penganugerahan gelar disaksikan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara H. M Natsir Thaib, Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim dalam hal ini diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan H. Asrul Sani Soleiman, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara M. Ali Asyhar, Ketua Perwakilan BPK Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto, Kepala Perwakilan BPK Papua Barat Paula Henry Simatupang, Forkompimda, serta Bobato Adat Kesultanan Tidore.

Sultan Tidore Husain Sjah dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang atas kunjungan di Kota Tidore Kepulauan. Hal ini menjadi sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami. “Saya dan masyarakat Maluku Utara akan bahu membahu menjaga dan merawat NKRI ini sehingga tetap utuh dan kuat serta mudah-mudahan bisa menjalankan tugasnya dengan baik dengan pikiran yang baik.

“Kami dan seluruh masyarakat Tidore mendoakan mudah-mudahan  senantiasa diberikan kekuatan lahir dan bathin, kecerahan hati dan pikirannya, untuk bisa memberikan sesuatu yang terbaik bagi Indonesia juga untuk masyarakat Tidore.” kata Sultan Tidore.

Harry Azhar Azis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kesultanan dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang telah menyambut baik seluruh rombongan sejak tiba di Tidore sampai kembali lagi dan mengatakan bahwa yang diembannya ini merupakan anugerah, amanah dan juga tanggung jawab yang akan dijaga dengan baik dan mampu memberi warna bagi Kesultanan Tidore maupun Masyarakat Kota Tidore.

Sementara Walikota Capt. H. Ali Ibrahim dalam sambutannya yang dibacakan Pejabat Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan H. Asrul Sani Soleiman menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan bersyukur dan berterima kasih serta menyambut dengan gembira kehadiran Bapak Harry Azhar Azis bersama rombongan ditengah-tengah keluarga besar kami di Tidore, sangat diharapkan melalui kegiatan hari ini semakin mempererat kerja sama dan kemitraan antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan BPK khususnya BPK Perwakilan Maluku Utara bersama stakeholders dalam meningkatkan sinergitas dan pengelolaan keuangan yang akuntabel.

Selain itu, Asrul Sani Soleiman junga mengatakan bahwa Kota Tidore Kepulauan merupakan salah satu daerah yang pengelolaannya paling baik di Maluku Utara hal tersebut dibuktikan Kota Tidore Kepulauan selalu meraih sekaligus mempertahankan prestasi tertinggi di bidang pengelolaan keuangan daerah dengan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan RI Perwakilan Maluku Utara atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah lima tahun berturut-turut sejak tahun 2015 sampai tahun 2018.

“Kami juga mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar adat “Ngofa Ngongano Malaha” yang artinya “Putra Terbaik Tumpuan Harapan” dari kesultanan tidore, Penganugerahan ini merupakan penegasan bahwa Bapak Harry Azhar Azis adalah bagian dari keluarga besar Kesultanan Tidore dan seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan mudah-mudahan penganugerahan ini menjadi amanah bagi bapak untuk selalu memegang teguh semangat “Toma Loa Se Banari” sekaligus menjadi panglima jiwa untuk memperjuangkan kemaslahatan masyarakat Kota Tidore Kepulauan. Ungkap Asrul Sani Soleiman

Sebelum penganugerahan diberikan kepada Anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis disambut dengan prosesi adat Joko Hale di pelabuhan speed Rum dan kemudian dilanjutkan dengan pemakaian baju adat Tidore Baladada dan Besu di pendopo kedaton Kesultanan Tidore oleh Yang Mulia Sultan Tidore H. Husain Sjah yang menandakan Harry Azhar Azis siap diberi gelar adat.

Seperti tradisi yang terus dilakukan oleh kesultanan Tidore yakni selalu menjamu tamu dengan prosesi makan saro atau prosesi jamuan makan adat, dimana pihak kesultanan menghidangkan makanan-makanan khas Tidore yang hanya dihidangkan pada saat-saat tertentu saja seperti srikaya, nasi jaha, ugi ake, tela jagung dan lain-lain.(dar)

Bagikan:

Komentar