|
Menu Close Menu

Ini Alasan Keluarga Korban Boikot Madrasyah Ibtidaiyah Negeri Bobo

Rabu, 30 Januari 2019 | Januari 30, 2019

 
Sekolah MIN Bobo Kota Tidore Kepulauan yang diboikot keluarga korban (Foto: Aidar Salasa)
TIDORE-  Ini alasan keluarga korban Aulia Nurdin memboikot sekolah Madrasyah Ibtidaiyah Negeri Bobo Kota Tidore Kepulauan.

Menurut Samiun Ishak kepada wartawan media ini. Selasa (29/1/2019). Ia mengatakan kami sesali aturan yang diterapkan oleh pihak sekolah khususnya tupoksi penjaga sekolah, karena ketika menjaga gerbang sekolah hanya di waktu pagi. Untuk mengawasi siswa yang datang terlambat.

Ironisnya lagi bagi siswa-siswi yang datang terlambat,  petugas penjaga sekolah melarang siswa tersebut untuk masuk mengikuti proses belaja-mengajar. Begitu jam pulang sekolah,  pintu gerbang sekolah terbuka lebar tanpa  ada pengawasan dari petugas penjaga sekolah, tandasnya.

Selain itu,  Samiun  juga mempertanyakan kenapa pintu di samping kanan sekolah tidak difungsikan, malah pintu tersebut ditutup dan dijadikan kamar inap bagi petugas penjaga sekolah. Ini kan aneh,” tukas Samiun.

Padahal, pintu  itu merupakan pintu alternatif yang dapat menghindari para siswa dari kecelakaan lalulintas, kenapa harus di tutup, cecarnya.

Lebih aneh lagi pihak sekolah pun melarang para pedagang berjualan di halaman sekolah, sehingga siswa-siswi bila berbelanja harus menyeberang jalan raya.

"Mereka melarang penjual berjualan di sekolah, tapi mereka (guru-guru red) malah berjualan di sekolah," ujarnya. (dar)

Bagikan:

Komentar