|
Menu Close Menu

Kapolda Malut Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara dan PNS Polri

Rabu, 02 Januari 2019 | 17.11
Kapolda Malut Brigjen Pol Drs. M. Naufal Yahya, M. Sc, Eng  

TERNATE - Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc. Eng memimpin langsung upacara Korps Raport kenaikan pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama Periode 1 Januari 2019 serta PNS Polri Periode 1 Oktober 2018 Polda Maluku Utara yang dilaksanakan di lapangan apel Mapolda Maluku Utara. Rabu (02/01/19)

Upacara Kenaikan Pangkat ini, dihadiri oleh Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol. Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, Para Pejabat Utama Polda Malut, Para Pamen dan Pama Polda Malut serta diikuti oleh seluruh peserta Apel yang dinaikkan Pangkatnya setingkat lebih tinggi pada beberapa Jenjang Kepangkatan Polri, antara lain sebagai berikut, dari AKBP ke Kombes Pol 2 orang yaitu Kombes Pol Abrianto Pardede, S.H, S.I.K, (Dir Lantas Polda Malut) dan Kombes Pol. Budi Satrijo, S.I.K., M.Hum (Dansat Brimobda Malut).

Personel Polda Malut yang mendapatkan Korps Raport Kenaikan Pangkat baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun PNS Polri Polda Malut sebanyak 551 Personil yang terdiri dari Polda Maluku Utara 292 yakni 4 orang Pamen, 5 orang Pama, 181 orang Bintara, 1 Tamtama dan 1 orang PNS. Sedangkan, untuk Polres Jajaran sebanyak 259 personel terdiri dari 21 orang Pama, 236 Bintara dan 2 orang PNS.

Sementara itu, Kapolda Malut menyatakan kenaikan pangkat dalam organisasi Polri tidak semata-mata merupakan hak bagi setiap personel Polri yang secara otomatis diberikan begitu saja, namun harus selektif dengan melihat Kondite, Prestasi Kerja, Integritas dan Moralitas Personel, Dedikasi yang tinggi terhadap organisasi.

“Kenaikan Pangkat merupakan hak bersyarat yang harus memenuhi kewajibannya serta akumulasi Prestasi, Kredibilitas, Dedikasi dan Kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi,” tutur Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda Malut menjelaskan kenaikan Pangkat berarti kapasitas kerja juga harus naik, kita tunjukkan bahwa kita memang adalah pilihan. Dengan kenaikan pangkat tersebut beban tugas dan tanggung jawab semakin berat karena pangkat dan jabatan merupakan amanah dari tuhan yang maha kuasa yang bukan hanya harus dipertanggung jawabkan kepada Negara, Institusi dan Pimpinan. tetapi juga kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

“Kenaikan pangkat ini diharapkan agar bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja yang lebih baik dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya. (ata)

Bagikan:

Komentar