|
Menu Close Menu

Kejari Halut Diminta Usut Kasus PT. Halut Mandiri

Senin, 21 Januari 2019 | 23.06
Agus Salim Abbas (Ketua KOKAM Halut)
TOBELO- Ketua Komando Kesiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Agus Salim Abas meminta pihak Kejaksaan Negeri Halut segera mengusut kasus PT. Halut Mandiri.

Pasalnya, keberadaan perusahan milik daerah Pemkab Halut tersebut dalam pertanggung jawaban anggarannya tak kunjung disampaikan ke Pemkab Halut sejak 2017 lalu.

Padahal, sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2018. Investasi Pemkab Halut melalui penyertaan modal sudah mencapai Rp. 8,5 Miliar.

"Sesuai dengan statemen dari DPRD Halut bahwa hingga saat ini pertanggung jawaban anggaran oleh PT. Halut Mandiri belum diserahkan kepada Pemkab Halut. Akibatnya pemutusan penyertaan modal untuk tahun 2019 tidak disetujui oleh DPRD karenanya kami minta agar pihak Kejari Halut segera mengusut kasus terasebut,” ungkap Agus Salim kepada media ini. Senin (21/01/2019).

Agus menilai sejak didirikan PT. Halut Mandiri beberapa tahun lalu hingga saat ini tidak memberikan dampak positif  berkaitan dengan kontribusi bagi daerah.

Tentunya, Kata Agus Salim, hal itu sangat merugikan pihak Pemkab Halut karena selalu memberikan alokasi anggaran per tahun yang secara keseluruhan mencapai Rp. 8,5 Miliar tak dapat di pertanggung jawabkan oleh pihak perusahan.

" Itu penting untuk ditelusuri karena anggaran milyaran rupiah itu merupakan uang rakyat yang harus dipertanggung jawabkan,” tegasnya.

“ Secara organisasi pihak sangat mengapresiasi langkah Kejari Halut, jika mengambil langkah tegas untuk melidik kasus tersebut. Tak ada pertanggungjawaban anggaran merupakan pintu masuk untuk membongkar oknum-oknum yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan anggaran penyertaan modal yang bersumber dari APBD," ujarnya. (zha)


Bagikan:

Komentar