|
Menu Close Menu

Pelaku Aborsi Di Tangkap

Selasa, 22 Januari 2019 | 22.26
AIPTU Hopny Saribu (Kasubag Humas Polres Halut)
TOBELO -  Kasus peristiwa penemuan janin di desa Popilo, Kecamatan Tobelo  Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) pada Selasa (15/01) pekan lalu. Berhasil diungkap oleh Polres Halut yang berujung pada penangkapan pelaku aborsi.

Kapolres Halut AKBP Yuyun Arif melalui Kasubag Humas Aiptu Hopny Saribu menyatakan pengungkapan kasus temuan janin bermula dari pemeriksaan saksi-saksi yang tinggal di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan di peroleh informasi bahwa ada seorang perempuan yang terlihat dalam kondisi hamil di desa Popilo yang tidak jauh dari TKP.

"Dari keterangan saksi mengarah pada seorang perempuan yang berinisial NA (34). selama 6 hari penelusuran dan bukti yang sudah mengarah pada pelaku, NA akhirnya di tangkap di kediamannya yang berjarak kurang lebih 50 meter dari TKP pada Senin (21/01) oleh Unit opsnal Sat Reskrim Polres Halut bersama 1 personil Polwan."Jelas Hopni.

Hopni menambahkan, NA saat dimintai keterangan mengakui. Ia telah dengan sengaja menggugurkan kandungannya yang berusia 5 - 6 bulan dengan cara mengkonsumsi obat sakit kepala (Bodrex) berulang-ulang kali, sehari sebelum di temukannya janin tersebut.

" Dari hasil kosnumsi obat sakit kepala, kemudian NA mengalami sakit perut, selanjutnya NA pergi ke kamar mandi rumahnya dan proses aborsi terjadi di kamar mandinya," ujarnya.

Sementara alasan kuat pelaku nekat melakukan aborsi, Kata Hopny, karena pelaku merasa malu dan depresi sebab janin tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang lelaki yang awalnya bertugas di Tobelo namun sudah pindah ke Jailolo.

Setelah diminta pertanggung jawaban, lelaki tersebut enggan bertanggung jawab. Hal itu yang  membuat pelaku NA nekat menggugurkan janin yang ada dalam kandungannya dengan mengkonsumsi obat sakit kepala (Bodrex).

“ Pelaku juga merasa malu dengan tetangga dan keluarganya," jelasnya. (zha) 
Bagikan:

Komentar