|
Menu Close Menu

Polda Malut Merilis Hasil Kinerja Tahun 2018

Selasa, 01 Januari 2019 | 02.27
Brigjen Pol Naufal Yahya (Kapolda Malut)

TERNATE – Kepolisian Daerah Maluku Utara (Malut)  menyampaikan hasil data kegiatan operasional tahun 2018 yang di pimpin langsung oleh Kapolda Malut Brigjen Pol Naufal Yahya didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Malut. Senin (31/12)

Brigjen Pol Naufal Yahya menyatakan hasil kegiatan operasional sepanjang satu tahun ini, mulai dari trend gangguan kamtibmas, trend penyalagunaan narkoba, trend pelanggaran dan laka lantas maupun kegiatan operasional pembinaan personil Polda Malut hingga inovasi pencapaian Polda Malut di tahun 2018.

Kapolda menjelaskan untuk trend kamtibmas perbandingan kasus di tahun 2017 jumlah Tindak Pidana (JTP) sebanyak 825 kasus dan jumlah penyelesaian tindak pidana (JPTP) sebanyak 496 kasus. Sedangkan, pada tahun 2018 JTP mengalami peningkatan 892 kasus atau naik  sebanyak 67 kasus trendnya naik 8 persen dan JPTP juga naik 558 sebanyak 62 kasus trendnya naik 12 persen.

"Dari trend konvensional perbandingan di tahun 2017 JTP sebanyak 681 kasus untuk JPTP sebanyak 369 dan di tahun 2018 JTP 696 naik sebanyak 15 kasus trendnya pun juga 2 persen untuk JTP 415 naik sebanyak 46 kasus untuk trendnya naik 12 persen,” paparnya.

Lanjut Kapolda untuk trend kejahatan kekayaan negara perbandingan di tahun 2017 JTP sebanyak 25 kasus JPTP sebanyak 9 kasus namun di tahun 2018 alami penurunan JTP  8 sebanyak 17 kasus trenya menurun 68 persen untuk JPTP 8 sebanyak 1 kasus trendnya turun 11 persen.

Sementara trend penanganan kasus subdit fismondev (cyber crime) yang dibagi dalam kejahatan transaksional, kejahatan kontijensi, dan kejehatan Gar Ham perbandingan di tahun 2017 JTP sebanyak 7 kasus dan JPTP sebanyak 6 kasus namun di tahun 2018 JTP 14 sebanyak 7 kasus trendnya naik 100 persen dan JPTP cyber crime naik 8 sebanyak 2 kasus trenya naik 33 persen.

Trend penyalahgunaan narkoba perbandingan di tahun 2017 JTP 82 kasus JPTP 82 kasus dan Tersangka 97 kasus dan di tahun 2018 JTP 162 naik 83 kasus, JPTP 142 naik 60 kasus dan tersangka 185 naik 88 tersangka yang tercatat di semua Satker Polres di Malut berdasarkan usia tersangka perbandingan di tahun 2017 dominan 20-29 tahun di 2018 dominan 30 tahun,” tutur Kapolda Malut.

Tak hanya itu, dari pendidikan tersangka SLTA dengan trend dalam penyalagunaan produsen bandar, pengedar dan pemakai, untuk jenis kelamin perbandingan tahun 2017 dominan wanita di tahun 2018 dominan laki-laki dengan status swasta, wiraswasta, mahasiswa dan pengangguran.

“ Barang bukti yang di sita shabu, ganja, PCC, Gorilla serta korban di tahun 2017 sebanyak 2.000 orang, sedangkan di tahun 2018 sebanyak 5.300 orang,” jelasnya.

Trend pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas perbandingan di tahun 2017 tilang sebanyak 21.570 teguran sebanyak 18.160 dan di tahun 2018 tilang sebanyak 23.227 trendnya naik 1.657 atau 8 persen. Teguran sebanyak 24.426 trendnya naik 6.226 atau 35 persen yang di dominasi oleh pelanggaran tidak menggunakan helm sebanyak 11.387 pelanggar.

“ Dari laka lantas dan korban meninggal terbanyak di Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 57 kejadian dan meninggal dunia 35 orang,” ungkapnya.

Sambung Kapolda, khusus kegiatan operasi kepolisian yang terpusat serta pada sasaran operasi yang telah di bentuk tim dan sandi Ops yakni Ops ketupat, Ops Lilin, Ops pekat I, Ops pekat II, Ops mantap praja,Ops bina waspada I, Ops bina waspada II, Ops bina kasuma I, Ops bina kasuma II, Ops keselamatan kieraha, Ops patuh kieraha, dan Ops zebra kieraha.

“ Untuk pembinaan personil Polda Malut yang sudah selesai sidang disiplin sebanyak 15 personil yang telah dilimpahkan ke ankum dengan jumlah total 32 pelanggar. Untuk pelanggar kode etik profesi polri sebanyak 31 personil yakni 23 personil dalam proses dan 8 personil telah di sidang,” tukasnya.

Selain itu, dari segi pencapaian Polda Malut telah terbentuk ASN Polda Malut, dua Polres jajaran Polda mendapat predikat ZI WBK dari Menpar-RB serta dari segi inovasi Dit Lantas Polda Malut mulai dari Samsat Online dan Samsat Apung, tutupnya. (Ata)

Bagikan:

Komentar