|
Menu Close Menu

Rusheflle Eselon II, Kepala Dinas Tak Punya Kemampuan Loby APBN Dipastikan Tumbang

Kamis, 03 Januari 2019 | 01.50
Capt. Ali Ibrahim (Wali Kota Tidore Kepulauan)
TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim memberikan sinyal rusheflle pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melalui tim seleksi (Timsel) yang dibentuk bulan Desember 2018 lalu. 

Informasi yang himpun media ini terdapat sejumlah pimpinan SKPD yang bakalan “tumbang” ditengah jalan alias diberikan demosi atau penurunan jabatan. 

“Saya punya niat itu membangun tidore dengan keihklasan serta kepala dinas yang mampu melakukan loby anggaran melalui APBN, bukan hanya sekedar bolak-balik Tidore Jakarta lalu tidak bisa meloby APBN. maka dipastikan tumbang juga itu, jadi yang pasti dalam evaluasi ini ada SKPD yang akan dikenakan demosi,”  tegas Wali Kota Tidore Ali Ibrahim kepada media Nusantaratimur.com di Tidore. Rabu (2/1/2018.)

Wali Kota menegaskan kebijakan mendemosikan pimpinan SKPD ini juga akan berlaku pada pimpinan SKPD yang tidak di evaluasi, sebab pemerintah daerah kota tidore kepulauan juga telah menyediakan skor kinerja bagi pimpinan SKPD terkait. 

Selain pejabat eselon II, Wali Kota kembali mengingatkan mengenai evaluasi kinerja ini juga akan berlaku pada pejabat eselon III dan IV namun  terlebih dahulu dituntaskan masalah evaluasi pejebat eselon II.

“Saat ini saya masih menunggu hasil evaluasi dari Timsel,” ujar Ali Ibrahim.

Terpisah,  mengenai  kapan  dilakukannya penyerahan hasil evaluasi ke Wali Kota. Menurut Kepala BKPSDM Pemkot Tidore Kepulauan Sura Husain menargetkan tanggal 8 Januari 2019 hasilnya sudah bisa dikeluarkan.

“Jadi kalau ada pimpinan SKPD yang didemosi maka langsung dijabat dengan Pelaksana tugas (Plt) sembari menunggu proses assesment untuk menggantikan pejabat bersangkutan," tukasnya.

Bagi pejabat yang di rotasi langsung dilakukan pelantikan tanpa melalui asesment,”  katanya. (dar)
Bagikan:

Komentar