|
Menu Close Menu

Farah Mursilla Hanafi: Pembangunan Di Kota Ternate Belum Ramah Penyandang Disabilitas

Minggu, 03 Februari 2019 | Februari 03, 2019


Farah Mursilla Hanafi (Politisi Partai Garuda)
TERNATE - Pemerhati Penyandang Disabilitas Farah Mursilla Hanafi menilai selama ini pembangunan yang ada di Kota Ternate masih belum ramah dan belum menjangkau terhadap keberadaan penyandang disabilitas. Banyak fasilitas dan ruang terbuka yang diperuntukkan kepada masyarakat tetapi tidak dapat diakses dan dinikmati oleh kalangan penyandang disabilitas.

"Sebut saja misalnya Landmark Kota Ternate, Pantai Falajawa, Taman Nukila, Taman Toboko, Mall dan masih banyak lagi bila disebutkan satu persatu. Seharusnya pemerintah Kota Ternate memikirkan cara agar pembangunan yang dilakukan dapat juga dirasakan dan dinikmati oleh para Penyandang disabilitas terutama terkait akses jalan menuju ke ruang-ruang publik itu", kata Farah Mursilla Hanafi yang juga caleg dari Partai Garuda kepada media ini. Minggu (03/02/19).

Menurutnya kondisi ini menunjukkan adanya diskriminasi pembangunan yang membuat para penyandang disabilitas merasa tidak dipentingkan dalam urusan pembangunan. Para penyandang disabilitas seolah-olah terpinggirkan di tengah masyarakat. Padahal kita semua tahu bahwa setiap pembangunan yang dilakukan pemerintah harusnya dapat juga dirasakan oleh siapa saja tanpa kecuali. Akan tetapi faktanya pembangunan yang pro disabilitas masih berada jauh dari harapan.

Selain itu kata Farah, kondisi disabilitas yang dialami oleh sebagian anak manusia adalah fakta ilahi, oleh karenanya keadaan itu tidak boleh menjadi penyebab hilangnya harkat dan martabat seseorang. Apalagi dijadikan alasan untuk tidak mensejajarkan mereka dengan warga lain dalam segala bidang kehidupan baik politik, ekonomi, sosial dan budaya. 

"Patut diingat bahwa setiap orang dapat berpotensi menyandang disabilitas. Baik karena bawaan lahir maupun akibat kecelakaan atau bencana alam. Apalagi kondisi daerah Kota Ternate yang rawan bencana dimungkinkan bagi siapa saja dapat mengalaminya", cetusnya. 

Oleh karena itu dia berharap pemerintah Kota Ternate sudah semestinya mengambil kebijakan untuk mengupayakan pemenuhan hak-hak mereka. Dan langkah-langkah yang perlu dilakukan kedepan yakni, mengupayakan aksesibilitas fisik, non-fisik, mengakomodasi prinsip-prinsip non-diskriminasi, kesetaraan dan kesempatan. Sehingga melalui upaya itu, dapat terwujud kemandirian dan kesejahteraan penyandang disabilitas sehingga dapat berperan serta secara penuh dalam pembangunan.

"Kedepan para penyandang disabilitas sangat  menaruh harapan besar terhadap kehadiran Perda tentang Pemenuhan Hak-hak mereka. Hal ini penting dilakukan agar pembangunan masyarakat seutuhnya tidak menimbulkan diskriminasi dalam berbagai aspek kehidupan, terutama pendidikan, pekerjaan, dunia usaha dan dalam berinteraksi sosial", pungkasnya. (Ata)


Bagikan:

Komentar