|
Menu Close Menu

GMP Malut Sesalkan Statemen Walikota Tidore

Selasa, 12 Februari 2019 | Februari 12, 2019


Gambar Illutrasi
TIDORE, Nusantaratimur. comDewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan   Pemuda Marhain (GPM) Provinsi Maluku Utara menyesalkan  statemen Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim yang disampaikan beberapa waktu lalu melalui media setempat mengenai pembangunan 50 unit perumahan yang berada di Desa Tului, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

“ Kami dari Gerakan Pemuda Marhainis sesalkan komentar  Walikota Tidore Kepulauan mengenai pembangunan perumahan berada di desa Tului, Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan terkait pengrusakan sejumlah fasilitas perumahan,” ungkap Sekretaris DPD GPM Provinsi Malut Yuslan Gani kepada wartawan media ini melalui via telepon. Senin. (11/2/2019).

Sambung Yuslan, semestinya  Walikota Tidore sebagai pemegang kendali pemerintahan segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah sangketa tapal batas wilayah antara Desa Tului dan Desa Toseho ini secara serius.

“ Kalau semisalnya secara administrasi bahwa lokasi dibangunnya 50 unit perumahan itu berada di wilayah   Desa Tului kenapa pak  walikota tidak langsung saja menetapkan tapal batasnya," tukasnya.

Yuslan menambahkan, jika kita berpikir secara akal sehat, tentunya tidak ada alasan lagi bagi Pemerintah Daerah segera melakukan penetapan tapal batas karena secara administrasi sudah menunjukan bahwa lokasi perumahan itu ada di wilayah desa Tului.

“ Jika tapal batas ini tidak diselesaikan, maka akan terjadi Konflik yang berkepanjangan, kami juga meminta kepada Polsek Oba segara mencari pelaku pengrusakan sejumlah fasilitas perumahan, tanpa di laporkan, polisi sebagai aparat keamanan harus bertindak tegas karena sudah menjadi tugas dan tangungjawab,” tandasnya.

Apalagi motif pengrusakan ini karena masalah sengketa tapal batas wilayah dua desa yang belum diselesaikan oleh Pemkot Tidore Kepulauan. 

“ Kami berharap walikota secepat mengambil langkah menyelesaikan sengketa tapal batas, jika ini biarkan kami tidak segan-segan melakuka aksi besar-besaran di Kantor Walikota Tidore Kepulauan,” tegasnya. (dar)

Bagikan:

Komentar