|
Menu Close Menu

Sadam Hardi Nahkodai PII Malut

Selasa, 05 Februari 2019 | 23.00
Pengurus PII Maluku Utara
TERNATE - Setelah tiga hari terjadi tarik menarik dalam sidang pleno IV Konferensi Wilayah (Konwil) ke XV PII Malut. Akhirnya Sadam Hardi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Wiayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Maluku Utara (Malut) Periode 2019-2021. 

Alumni Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) terpilih, Setelah mengalahkan lima pesaingannya dinyatakan gugur karena tidak memenuhi kriteria.

Ketua panitia pemilihan pada sidang pleno ke IV, Humairah Dj Abdullah yang memimpin jalannya persidangan menyebutkan, ada tiga syarat mutlak dalam proses pemilihan ketua formatur, yakni kemampuan pengetahun umum, pengetahuan agama dan ke PII an. Dari semua perayaratan itu hanya Sadam Hardi yang dinyatakan lolos sehingga ditetapkan sebagai Ketua Formatur.

" Lulus kriteria itu Sadam Hardi, Maka langsung ditetapkan secara aklamasi," ungkap Humairah yang juga Ketua Korda PII Wati Kota Ternate ini.

Diforum Konwil ke XV ini juga, selain Sadam Hardi ditetapkan sebagai Ketua Umum menggantikan Wahyu Talib. Terpilih juga Khusnul Hayati Mondol sebagai Ketua Korwil PII Wati Malut periode 2019-2021 di sidang pleno ke III. Khusnul menang satu suara dari pesaingnya Humairah Dj Abdullah yang hanya mengantongi 8 suara dari tiga Pengurus Korda PII Wati yang hadir.

Sadam Hardi saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta Konwil, Selasa (5/02/2019) mengatakan, sukses atau tidak masa kepimpinannya dua tahun kedepan tergantung kerja sama empat Pengurus Daerah saat ini.

" Saya butuh kerjasama teman PD Ternate, Sofifi, Tidore dan Halmahera Selatan. Saya pikir dukungan teman PD sangat diperlukan," ungkapnya.

Lanjut mantan Sekretaris Umum PII Malut periode 2016-2018 ini menyebutkan, hal pertama yang dilakukannya adalah melakukan konsolidasi organisasi ke empat Pengurus Daerah (PD). Kerana saat ini PW PII Malut lagi mempersipakan diri merebut tuan rumah Muktamar ke 31 tahun 2020 nanti.

"Saya kira, ketika semua teman-teman PD mendukung ini maka Malut bisa menjadi tuan rumah Muktamar tahun 2020 nanti," optimisnya.(cul)
Bagikan:

Komentar