|
Menu Close Menu

DPRD Dan Pemkot Tikep Gelar Rapat Pembahasan Penyerahan Aset Daerah

Selasa, 05 Maret 2019 | 20.10
Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore Kepulauan Mochtar Djumati,


TIDORE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan serta Pemerintag Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan gelar rapat terkait dengan penyerahan aset daerah ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD kota Tidore Kepulauan, Anas Ali dan dihadiri dari 13 orang anggota DPRD kota Tikep yang bwetempat di ruang rapat DPRD Kota Tidore Kepulauan. (5/3/2019) pagi tadi menuai banyak pertanyaan,
Hal ini di keranekan rapat yang berlangsung kurang lebih 20 menit sempat di Tunda, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan dengan terpaksa harus melakukan skorsing mengenai rapat pembahasan penyerahan aset milik Pemkot Tikep terkait dengan Bangunan-bangunan sekolah khusunya SMA/SMK beserta Dinas Kehutanan ke Pemerintah Provinsi. Di karenakan barang tersebut sudah menjadi urusan yang wajib pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Usai dari rapat tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore Kepulauan Mochtar Djumati, saat di temui sejumlah wartawan, di gedung rapat DPRD tersebut mengatakan, Rapat yang diskorsing itu lantaran masih menunggu waktu dari Pj. Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Asrul Sani Soleman.

Hal ini juga untuk menjelaskan beberapa hal yang dianggap belum bisa dijelaskan oleh perwakilan eksekutif yang hadir pada rapat tersebut, karena menurut mereka di luar Fungsi.

“Asetnya boleh diserahkan ke provinsi tapi pengelolanya tetap daerah Kota Tikep, mengingat karena ini adalah perintah undang-undang jadi tentu kami sepaham disoal penyerahan namun ada beberapa hal yang perlu dijelaskan oleh Eksekutif dalam hal ini Sekda, sehingga kami masih menunggu sampai beliau hadir, jadi skorsing ini sampai batas waktu tidak ditentukan. Jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Tikep itu mengatakan bahwa dalam penyerahan aset milik Pemkot Tikep yang nantinya akan diserahkan ke provinsi itu nilainya mencapai Rp. 50 Milyar.

“Kalau Sekda sudah hadir maka sudah bisa dilakukan penyerahan setelah dilakukan pembicaraan beberapa hal, dan itu langsung disaksikan oleh ketua DPRD Kota Tikep,” tutupnya.( Aidar)
Bagikan:

Komentar