|
Menu Close Menu

Mahasiswa UT Ikut Pelatihan Cara Sehat Investasi Saham

Rabu, 13 Maret 2019 | 16.38


Mahasiswa UT Ternate mengikuti pelatihan investasi Saham (Foto: Nasrul Muhlas)
TERNATE - Sebanyak 40 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Ternate penerima beasiswa Bidikmisi dan beasiswa CSR telah mengikuti kegiatan sosialisasi pasar modal sekaligus pelatihan cara sehat berinvestasi saham. 

Direktur Universitas Terbuka Ternate Anfas mengatakan  kegiatan ini bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Maluku-Maluku Utara dan Phintraco Sekuritas Manado dengan narasumber Alberto Fasaamuri Dachi, Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Maluku-Maluku Utara dan Surya Machmud, selaku Branch Manager Phintraco Sekuritas Manado.

" Diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai modal tambahan pengetahuan tentang seluk beluk pasar modal, terutama pasar saham. Bahkan membuka peluang kepada mahasiswa yang memiliki jiwa bisnis untuk memulai belajar berinvestasi atau setidaknya bisa menjadi broker dealer di perusahan-perusahan sekuritas,” ungkap Anfas di sela-sela kegiatan dilaksanakan di Kantor UT Ternate. Rabu (13/03/2019).

Ia menjelaskan dengan hal ini dapat dimungkinkan karena para mahasiswa beasiswa bidikmisi dan CSR merupakan mahasiswa dari fresh graduate, belum bekerja, sehingga dengan kuliah di UT dengan sistem belajar mandiri dan sangat fleksibel, memungkinkan mahasiswa memiliki waktu untuk bekerja sambil kuliah atau bekerja sambil berwirausaha atau berbisnis.

" Jika dulu saat kita kuliah, hanya mengharapkan kiriman orang tua untuk membiayai kuliah, maka di UT mahasiswanya sudah harus berfikir untuk kuliah tanpa membebankan orang tua," tandasnya.

Olehnya itu, Anfas mengingatkan bahwa yang terpenting mereka harus pintar dan disiplin membagi waktu, sebab mereka lah yang memenej waktu belajarnya.

" Jika mahasiswa dapat memenej waktu maka mereka dapat bekerja sambil tidak menggangu kuliahnya dan bisa meringankan beban orang tuanya,” ujarnya.

Alberto Fasaamuri Dachi menambahkan tujuan sosialisasi dan pelatihan ini untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang pasar modal dan cara investasi saham di bursa efek. Hal ini penting mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami investasi saham sehingga edukasi tentang investasi saham perlu dilakukan untuk membuka wawasan masyarakat karenanya investasi ini sangat menjanjikan.

" Keuntungannya tidak kalah dengan jenis investasi lainnya. Namun demikian, melihat situasi saat ini yang sedang heboh-hebohnya kasus investasi di Maluku Utara, tentunya dalam memberikan sosialisasi perlu kehati-hatian, agar masyarakat mengetahui legal atau tidaknya investasi di pasar modal," tutupnya. (cul)
Bagikan:

Komentar