|
Menu Close Menu

Menakar Janji Politik Caleg

Rabu, 20 Maret 2019 | 20.11
Dino Umahuk
TERNATE -  Safrudin Umahuk menyatakan ada tiga fungsi pokok legislatif, yaitu membuat undang-undang, penganggaran, dan pengawasan.  Namun, laki-laki yang akrab disapa Dino Umahuk ini menyayangkan pada Pemilu sangat jarang para calon legislatif (caleg) yang menawarkan rancangan peraturan daerah. 

Para caleg menurut sastrawan  ini, justru sering berperilaku layaknya eksekutif dengan menjanjikan proyek pembangunan dalam setiap kampanyenya. Hal itu disampaikan oleh Dino Umahuk pada pada diskusi terbatas yang digelar Haitamina Institute, Rabu(20/03/2019). 

Bagi Caleg Nomor Urut 2 PKPI ini, Dapil V Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu. Ia menyatakan para caleg banyak yang tidak paham atas fungsi dan tugasnya sebagai anggota legislatif. Bila caleg seperti itu lolos ke gedung parlemen, maka mereka tidak bisa bekerja secara maksimal, bahkan cenderung menjadi makelar proyek.

" Itu pembodohan politik. Masyarakat desa tak usah memilih para caleg yang demikian. Masa, mereka tidak paham tugas dan fungsinya, memalukan," ujar Dino.

Dino berpandangan DPRD sebagai bagian dari trias politica memerankan fungsi legislasi. Mereka harus merumuskan, membahas, dan membuat Peraturan Daerah yang berpihak pada rakyat. Saat ini, sangat sedikit PERDA yang sudah dibuat oleh DPRD,  dan sayangnya  terlalu sedikit yang berpihak pada rakyat. Bahkan, ada PERDA yang justru menyengsarakan rakyat.

Pada kesempatan itu,  Dino memyampaikan komitmen politiknya jika terpilih sebagai wakil rakyat.

" Ada tiga perjanjian yang dia lakukan, yaitu mendirikan Rumah Aspirasi bernama Haitamina Institute, memperjuangkan lebih banyak alokasi APBD untuk Kabupaten Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu, dan membuat  Perda Perlindungan Masyarakat Adat," paparnya.

Ketiga perjanjian itu akan dipenuhi saat menjadi anggota legislatif lima tahun kedepan.

" Semua isi perjanjian ini akan saya penuhi selama saya lima tahun menjadi anggota DPRD nanti, pungkasnya. (cul)
Bagikan:

Komentar