|
Menu Close Menu

Menko Maritim Siap Menyukseskan Sail Tidore di Tahun 2021

Minggu, 17 Maret 2019 | 00.03
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba bersama Walikota Tidore H. Ali Ibrahim
TERNATE - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia mendukung penuh terlaksananya kegiatan Sail Tidore 2021. 

" 500 tahun Magellan yang diperingati dalam Sail Tidore merupakan momentum yang baik sekali diperingati pada 2021 mendatang. Oleh karena itu untuk pembahasan teknisnya, Menko Kemaritiman memastikan pekan depan akan menggelar rapat khusus di Jakarta untuk membahas hal tersebut dengan mengundang Gubernur, Walikota serta Kementerian terkait untuk memutuskan apa saja yang dapat disiapkan agar betul-betul peringatan Sail Tidore berjalan dengan baik," ungkap Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan dalam sambutannya pada kegiatan Pemaparan Walikota Tidore Kepulauan terkait kesiapan pelaksanaan Sail Tidore 2021, bertempat di Gamalama Ballroom Grand Dafam Bela Ternate, Sabtu (16/3/2019).

Luhut juga Berharap dalam dua tahun kedepan banyak sekali perubahan di Maluku Utara yang menunjang persiapan Sail Tidore 2021 nanti. " Pada saat puncak peringatan 500 tahun Magellan, dan dikunjungi oleh tamu-tamu asing, daerah ini menjadi suatu tujuan wisata dan menjadi daerah industry yang maju.” kata Luhut Binsar Panjaitan.

Ia menambahkan dalam mematangkan persiapan teknis pelaksanaan Sail Tidore 2021, maka akan memperkuat koordinasi terpadu antara kementerian dan sejumlah sektor. “Memadukan semua sektor agar bisa jalan, kalau semua bisa kerja sama rame-rame agar bisa diatur mana yang bisa dikerjakan dan mana yang tidak bisa. agar reaslistis sesuai kemampuan. Sedangkan usulan yang disampaikan oleh Walikota Tidore Kepulauan masih dalam takaran yang sangat mumpuni," pungkasnya.

" Saat kunjungan tamu asing pada Sail Tidore 2021 nanti harus dipersiapkan Tourist Destination yang bagus dan selama kunjungan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik untuk mengenalkan Tidore, mengenalkan Maluku Utara dan mengenalkan Indonesia," tegasnya. 

Pada kesempatan itu pula Walikota Tidore Kepulauan, H. Ali Ibrahim juga mempresentasikan bahwa pada Bulan Juli mendatang akan dilaksanakan pertemuan ke 10 Global Network Magellan Cities (GNMC) di Kota Tidore Kepulauan dan akan dihadiri 22 Walikota dari 12 Negara. 

Menurut Ali penetapan Tidore sebagai tuan rumah pertemuan ke 10 GNMC ini merupakan hasil keputusan pertemuan ke 9 GNMC di Kota Sevilla, Spanyol yang memutuskan Tidore sebagai tuan rumah.  " Di pertemuan ke 9 ini juga seluruh anggota GNMC membahas persiapan Sail Tidore serta memastikan kehadirannya pada puncak peringatan 500 tahun ekspedisi Magellan-Elcano tersebut," paparnya.

Dalam pertemuan ke 10 GNMC nanti, H. Ali Ibrahim mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk kelancaran pertemuan tersebut. Karena hal ini kepentingan semua pihak baik Tidore, Maluku Utara dan Pemerintah Pusat, dimana momentum ini akan menjadi momentum promosi negara Indonesia sebagai masyarakat maritim, serta kedepan dapat terjalin peningkatan kerjasama strategis antara Indonesia dengan berbagai negara anggota GNMC di sejumlah bidang seperti perdagangan, pariwisata, investasi dan tekhnologi.

" Pemkot Tidore Kepulauan minta permohonan kepada Pemerintah Pusat untuk membantu penataan sejumlah kawasan pariwisata yang nantinya menjadi titik destinasi seperti kawasan Pantai Wisata Rum dan Pulau Maitara, Penataan Monumen Juan Sebastian De Elcano, Kawasan Tugulufa, Akesahu, Museum Sonyine Malige, Revitalisasi Benteng-benteng Spanyol dan Portugal di Tidore," ungkap Walikota Tidore.

Di akhir presentasinya, Walikota Tidore meminta kepada pihak Menko Maritim untuk dapat menetapkan keputusan pembentukan panitia nasional Sail Tidore 2021 dan selanjutnya menjadi Keputusan Presiden yang menjadi payung hukum kegiatan Sail Tidore 2021. Serta dukungan perencanaan dan pembiayaan sarana dan prasarana serta infrastruktur melalui APBD Provinsi Maluku Utara, dukungan perencanaan dan sarana-prasarana dari kementerian dan lembaga melalui APBN, harapnya.

Kegiatan presentasi kesiapan Sail Tidore 2021 ini dihadiri Gubernur Maluku Utara bersama Forkopimda Malut, Staf Ahli Kemenko Maritim, Bupati/Walikota se Maluku Utara, dan sejumlah instansi teknis terkait. Usai menghadiri presentasi tersebut, Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan bersama sejumlah staf Ahli langsung kembali ke Jakarta melalui Bandara Baabullah. (cul)
Bagikan:

Komentar