|
Menu Close Menu

PDI Perjuangan Optimis Jokowi-Mar'uf Menang di Kota Tidore Kepulauan

Rabu, 13 Maret 2019 | 01.35
Muhammad Sinen (Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Maluku Utara)

TIDORE - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  PDI- Perjuangan Provinsi Maluku Utara Muhammad Sinen optimis pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor 02 Jokowi-Ma’ruf Amin akan menang di Kota Tidore Kepulauan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tanggal 17 April 2019 mandatang.

“ Selaku Ketua DPD PDI-Perjuangan saya mengharapkan agar kerjasama partai koalisi ini harus di jaga dan kerja keras agar Jokowi-Amin dapat menang di Kota Tidore Kepulauan,” ungkap Muhammad Senin kepada awak media saat di temui pada kegiatan perkemahan Pemuda di open space Kota Tidore Kepulauan.Selasa (12/3/2019).

Lanjut Muhammad Sinen untuk target kemenangan Jokowi- Maruf pada Pilpres kali ini sebagaimana di minta dari Tim pusat sebesar 60 %. Maka target kita harus 70 % di setiap Kab/Kota. Nah, Kalau Kota Tidore Kepulauan sendiri saya targetkan di atas itu, karena saya melihat partai pengusung di Kota Tidore Kepulauan ini sebanyak 13 partai pengusung dan saya yakin bahwa kemenangannya pasti sangat besar.

"Sekali pun kita berbeda dalam Pileg, tapi di Pilpresnya kita harus satu, Jadi muda-mudahan Nomor urut 01 Jokowi-Maruf tetap dilanjutkan, sekali lagi Jokowi-Maruf tetap dilanjutkan,” tegas Ayah erik sapaan Ketua DPD PDIP ini.

Wakil Walikota Tikep ini berpandangan bahwa untuk Kota Tidore Kepulauan untuk kekuatan partai koalisi ini solid dan mampu kerja sama yang baik, saya yakin dan percaya bisa di atas 70% atau 90% kalau bisa, karena memang 13 Partai pengusung melawan tiga partai.

"Ada sepuluh 10 Kabupaten kota di provinsi Maluku Utara hampir setiap kepala Daerah memberikan dukungan kepada Jokowi-Maruf karena bagian dari partai koalisi, Saya yakin Maluku Utara juga pasti bisa penuhi target yang ditentukan oleh pusat lagian Gubernur Malut juga dari PDI-Perjuangan jadi itu pasti,” ujarnya. (Aidar)

Bagikan:

Komentar