|
Menu Close Menu

Pemkot Tidore Komitmen Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Bidang Pariwisata

Senin, 25 Maret 2019 | 20.45
Walikota Tidore H. Ali Ibrahim bersama Deputi Iklim Penanaman Modal BKPM

TIDORE-  Pemkot Tidore menunjungkan keseriusannya membangun sektor pariwisata di Kota Tidore Kepulauan, termasuk menjalin kerjasama terkait dengan rencana fasilitas the meribbean project untuk membangun pelabuhan wisata (cruise terminal) dan pelabuhan perikanan (fisheries post) pembangunan lima pelabuhan kawasan Indonesia Timur.

Pembahasan kerjasama ini sekaligus memenuhi undangan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Senin (25/3/2019) bertempat di ruang rapat Manado Kantor BKPM di Jakarta Selatan, dengan agenda kebijakan investasi dibidang cruise terminal dan fisheries post.

Dalam pertemuan tersebut Walikota H. Ali Ibrahim mengatakan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen meningkatkan perekonomian masyarakat di Bidang Pariwisata. Tidak hanya kunjungan wisatawan dalam negeri namun juga dari luar negeri.

" Kami selaku pemerintah Kota Tidore akan selalu siap untuk investor yang datang, yang bertujuan agar meningkatkan perekonomian masyarakat di Tidore yang  lebih baik, karena pada tahun 2021 kami akan mengadakan Sail Tidore yang bertepatan dengan perjalanan 500 tahun Magellan.” Pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Principal of The Meribbean Promoter Spanyol, Mr. Santiago Gil Casares, dalam presentasinya, dirinya mengatakan bahwa rencana Maribbbean Project mengenai 5 pelabuhan di Indonesia Timur melalui program Meribbean, di Kota Tidore akan dibangun 1 Terminal Kapal Pesiar (Cruise Terminal) yang berlokasi di Kelurahan Rum dan pusat Pelabuhan Perikanan,” Tujuan dari semua ini adalah membantu pembangunan Perikanan dan Pariwisata secara menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Mr.Santiago.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM mengatakan bahwa ini merupakan investasi yang baik, dimana akan ada turis yang datang ke Kota Tidore, dalam kapal satu kapal akan sekitar 2000 turis, dan pelabuhan perikanan yang akan dibangun nanti, pelabuhan bertaraf internasional yang menangani hasil laut dengan baik dan akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Investasi yang ditanamkan sekitar 50 juta US dollar atau sekitar Rp.700 Miliar untuk satu port, ini target pemerintah untuk mendatangkan turis sampai 20 juta orang di tahun 2020, ini baru terealisasi sekitar 16 juta turis yang datang,” bebernya.

Dalam pertemuan ini, Walikota, H. Ali Ibrahim didampingi Kaban Bapelitbang, Kabid Litbang, Kabid Penanaman Modal di DPMPTSP dan Kabid Tangkap Dinas Perikanan

Hadir  dalam pertemuan tersebut Plt. Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot, Deputi Bid Koordinasi Infrasutruktur Kemenko Maritim, Deputi Bid Koordinasi perniagaan dan industry Kemenko Perekonomian, Deputi  Bidang Kemaritiman  dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/BAPPENAS, dan Perwakilan dari Kemenhub Perhubungan Laut, Kementerian KKP, Kementerian Pariwisata dan Kantor Hukum Bahar dan Partners. Dalam rapat lintas Kementerian ini hanya dua Bupati/Walikota  yang diundang, diantaranya Bupati Larantuka Flores Timur dan  Walikota Tidore Kepulauan.(Aidar)
Bagikan:

Komentar