152 Orang PTPS Dilantik Panwascam Ternate Utara

Editor: nusantaratimur.com author photo
Pelantikan PTPS se-Kecamatan Ternate Utara (Foto: Acul)
TERNATE -  Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Ternate  Utara melantik pengawasan tempat pemungutan suara (PTPS) Kelurahan pada Pemilu Pileg dan Pilpres Tahun 2019 yang dilaksanakan  di ball room royal resto ternate, kelurahan santiong kec. Ternate tengah. Senin (25/03/2019).

Pelantikan anggota PTPS sebanyak 152 orang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Panwaslu Kecamatan Ternate Utara, Nomor: 07/BA-PSJ/KTU/2019 tentang pengesahan, pengangkatan dan penempatan tempat tugas pengawasan TPS pada pemilihan DPR RI, DPD,DPRD dan pemilihan Presiden dan wakil Presiden tahun 2019.

Dalam pengukuhan PTPS dihadiri Panwascam Ternate Utara, Kapolsek Ternate Utara dan Ketua Bawaslu Kota Ternate Kifli Sahlan.

Ketua Bawaslu Kota Ternate Kifli Sahlan dalam sambutannya menyatakan prosesi pelantikan ini sangatlah hikmah karena pada hari ini bapak-ibu sekalian di angkat dan telah memiliki legalitas serta memiliki tugas pokok dan kewenangan yang sangat besar, berbeda dengan organisasi-organisasi yang lain.

"  Maka hari ini juga bapak ibu sah menjadi struktur bawaslu tingkat yang paling bawah, dalam perjalanan ranting di kepemiluan baru kali ini di laksanakan secara serentak di bandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Kifli.

Olehnya itu, tantangan kita sangatlah berat sebagai seorang pengawas pemilu karena dia harus memiliki integrigas yang kuat agar tidak mudah terpengaruh dan tidak boleh goyang dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pemilu.

" Saya berharap kepada para pengawas pemilu yang baru di lantik untuk tetap berkomitmen dan konsisten dalam menjalankan tugas sebagai seorang pengawas, sebab bapak/ibu memiliki peran yang sangat besar yaitu mengawasi seluruh proses pengumutan/perhitungan suara dan tidak ada orang-orang tertentu yang harus menganggu apabila di temukan segera di laporkan kepada pihak pengawas kelurahan ataupun bahkan secara langsung kepada tingkat kecamatan dan komisioner bawaslu yang ada di kota ternate," tegas Kifli.

Masih kata Kifli,  Bapak/ibu merupakan garda terdepan pengawas pemilu, tidak perlu merasa takut kepada tugas dan fungsi kewajiban sebab akan di back up oleh pihak kepolisian, karena tugas kepolisian yaitu bagaimana menjaga agar negara ini selalu aman.

" Bekerjalah sebagaimana tugas dan fungsi yang melekat. Dan saya percaya bahwa bapak/ibu merupakan orang-orang pilihan yang memiliki integritas  dan profesionalisme yang baik demi melaksanakan proses penyelanggara pemilu yang akan di laksanakan ada tanggal 17 April 2019 mendatang," tutupnya. (cul)
Share:
Komentar

Berita Terkini