|
Menu Close Menu

Gubernur Malut Buka Musrembang Tahun 2019

Rabu, 10 April 2019 | April 10, 2019
Suasana pembukaan Musrenbang Provinsi Maluku Utara Tahun 2019 
SOFIFI- Gubernur Maluku Utara KH Abdu Ghani Kasuba resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Daerah Provinsi Maluku Utara dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 di tandai dengan pemukulan Gong yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Malut, Rabu j(10/4/2019).


Gubernur Malut KH Abdul Ghani Kasuba dalam sambutanya mengatakan RKPD Provinsi Maluku Utara tahun 2020 merupakan bagian dari periode pembangunan jangka menengah 2019-2024. Sehingga penyusunan, selain mengacu pada RPJP Provinsi Maluku Utara 2005-2025, dan Rencana Kerja Pemerintah Pusat (RKPP) Tahun 2020 yang juga memuat penjabaran visi-misi gubernur dan wakil gubernur periode berikutnya.



“ RKPD Malut 2020 lebih di fokuskan pada penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan dukungan infrastruktur untuk landasan Pembangunan Berkualitas dan Pengembangan Daya Saing. Di maksudkan 4 prioritas pembangunan 5 tahun kedepan, yakni 4 prioritas pembangunan adalah Pembangunan SDM, Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas wilayah, Pembangunan Ekonomi, dan Pembangunan Tata Kelola Pemerintahan,”ungkapnya.


Prestasi yang dicapai selama periode 2014-2019. Menurut Gubernur Malut merupakan kinerja pembangunan yang diperlihatkan melalui indikator makro pembangunan telah menunjukkan kemajuan yang cukup berarti. 


“ Karenanya pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 sebesar 5,48 persen, naik menjadi 7,92 persen tahun 2018, lebih tinggi dari pada rata-rata nasional yang berada pada kisaran 5,17 persen,” tuturnya.


Sementera pendapatan per kapita di tahun 2014 sebesar 21,11 juta/kapita mengalami kenaikan menjadi 30,17 juta/kapita pada tahun 2018, tingkat pengangguran tahun 2014 sebesar 5,29 persen, turun menjadi 4, 77 persen, dan  tingkat kemiskinan pada tahun 2014 sebesar 7,41, turun menjadi 6,64 persen tahun 2018. Selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2014 pada posisi 65,18 poin, naik menjadi 67,2 poin tahun 2017, ujarnya.


Disisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku Utara mampu mendogkrak nilai ekspor pada tahun 2014-2018. “ Nilai ekspor kita tahun 2014 sebesar 29,8 juta dolar, naik menjadi 672 dolar tahun 2018,” pungkasnya.


Dengan demikian, secara makro memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan, justru kata Gubernur Maluku Utara bila dicermati lebih mendalam sesuai evaluasi pelaksanaan pembangunan banyak yang perlu dilakukan guna menjawab permasalahan dan tantangan serta isu-isu strategis pembangunan, tutupnya.

Dalam pembukaan musrenbang Tahun 2019 oleh Gubernur Malut KH Abdul Ghani Kasuba didampingi Wakil Gubernur M. Natsir Thaib di Sofifi dihadiri Wakil Gubernur Terpilih M. Al Yasin Ali, Kepala BPIW PUPR Hadi Sucahyono, Unsur Forkopimda, Pimpinan SKPD lingkup Pemprov Malut beserta Bupati/Walikota dan peserta RKPD. (ric/adv)
Bagikan:

Komentar