|
Menu Close Menu

Wawali Tidore Serahkan Bantuan PKH Ke Masyarakat Oba Utara

Kamis, 11 April 2019 | 02.00
Wawali Tidore Muhammad Sinen memberikan arahan saat kepada penerima bantuan PKH di Kecamatan Oba Utara. (Foto: Aidar)
TIDORE- Pemerintah pusat sangat serius dalam memerangi kemiskinan dan ketimpangan melalui program bantuan sosial yang berkontribusi besar terhadap penurunan angka kemiskinan yakni Program Keluarga Harapan (PKH) yang terintegrasi dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Melalui PKH masyarakat Kota Tidore Kepulauan turut mendapatkan bantuan PKH yang di berikan kepada keluarga yang layak menerima dan penyalurannya  melalui nomor rekening masing-masing sesuai dengan nama-nama yang masuk dalam data PKH.

Bantuan PKH diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen kepada 562 kepala keluarga (KK) masyarakat Oba Utara yang diwakili oleh tiga Kepala Keluarga  bertempat di Aula Kantor Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, Rabu (10/4/2019).

Wawali pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa PKH ini merupakan suatu program murni dari pemerintah pusat guna untuk mensejahterakan rakyat yang di mulai dari pusat hingga sampai ke daerah.

" Lahirnya program ini, kami selaku pemerintah Daerah, atau pejabat di republik ini menjalankan perintah UDD 1945 guna untuk mensejahterakan rakyat, sebagaimana disampaikan oleh presiden Jokowi bahwa kita bangun Negara Indonesia ini di mulai dari pinggiran Desa sampai ke Kota. bukan hanya saja di daerah Jawa dan Jakarta, namun seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang memperjuangkan untuk kemerdekaan Indonesia adalah seluruh rakyat Indonesia dan semua agama yang ada di Indonesia," paparnya.

Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan menambahkan jika hari ini ada yang dapat bantuan Rp. 1.000.000 kemudian ada Kepala Keluarg yang dapat Rp. 500.000,  dan ada pula yang dapat Rp. 200.000. Namun itu semuanya berdasarkan kriteria yang tetapkan misalnya kalau dalam rumah terdapat ibu-ibu hamil, ada anak sekolah, ada balik usia ada cacat maka akan dapat lebih banyak. 

"Karena Bantuan PKH ini  difokuskan pada tiga bidang, yakni bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Kalau bidang pendidikan, bantuan tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sekolah, bidang Kesehatan mereka harus penuhi kebutuhan gizi bila ada anak balita, dan kesejahteraan sosial lebih diperhatikan pada disabilitas serta lansia. Dengan aturan yang dibuat oleh Pemerintah, tentu kita berharap dapat merubah prilaku hidup mereka serta mandiri demi meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik," tutupnya. (Aidar)
Bagikan:

Komentar