Aksi Lanjutan, Protes Pemadaman Listrik Warga dan Mahasiswa Boikot Jalan Raya Payahe- Weda

Editor: nusantaratimur.com author photo

(Aksi Warga dan Mahasiswa Boikot Jalan Raya Payahe-Weda)


TIDORE- Masyarakat yang tergabung dalam Generasi muda (Geram Oba) serta para Mahasiswa menggelar aksi lanjutan terkait dengan pemadaman listrik dikelurahan payahe serta Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Selasa (07/05/2019)

Aksi ini dilakukan warga sebagai aksi lanjutan, yang sebelumnya warga memboikot kantor PLN Cabang Payahe, warga kemudian memboikot Jalan Raya Payahe dari arah Weda Sofifi, Arah selatan ke sofifi dan Arah Sofifi ke weda sekaligus dengan membakar ban bekas.

Kordinator lapangan, Ibrahim Yakup dalam aksi tersebut menyampaikan. bahwa Aksi yang di lakukan ini sama hal dengan aksi yang dilakukan kemarin, Dalam aksi ini juga kami atas nama gerakan mudah (Geram-Oba) dan Masyarakat menuntut kepada pihak PLN Rayon sofifi untuk segara mengatifkan kembali PLN Payahe dan melakukan penerangan di zazirah Kecamatan Oba.

''Karna tak ada kejelasan dari pihak PLN, Aksi ini kemudian kami lakukan sebagai bentuk aksi lanjutan dan murni dari keinginan semua masyarakat dan tidak ada tindensi politik apapun maupun kepentingan kelompok tertentu," Teriak Ibrahim Yusup dalam Orasinya.

tuntutan warga tetap pada tuntutan sebelumnya yang dalam aksi pertama yaitu meminta kapada Kepala PLN rayon Sofifi agar hadir di Payahe dan hering secara terbuka.

"Kami meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan untuk memanggil Kepala PLN Sofifi untuk segera dievaluasi. dan kepala PLN rayon Sofifi dan kepala jaringan PLN payahe harus dicopot dari jabatannya " Teriaknya lagi.

Berselang beberapa menit kemudian. Kepala PLN rayon Sofifi yang diwakili Anwar dan pendistribusian BBM langsung hadir di kelurhan payahe bertatap muka dengan Mahasiswa Geram Oba dan masyarakat untuk hering secara terbuka

Dalam hering tersebut Kepala PLN rayon Sofifi dihadapan masyarakat menyampaikan, beberapa hal terkait dengan pemadaman listrik dan pinjaman sebagian alat PLN Payahe ke PLN Weda, menurut Anwar bahwa Terkait dengan Pinjaman Alat mesin ke PLN weda itu pihaknya tidak mengetahui kenapa di pinjamkan.

"Pihak kami tidak mengetahui masalah peminjaman alat tersebut, hal ini tentu akan kami kroschek," jelasnya

Anwar melanjutkan Terkait dengan jaringan yang mengakibatkan pemdaman listrik hal ini karna tiga alat yang bermasalah yang ada di Payahe.
"Adanya pemadaman listrik ini di akibatkan Alat kami yaitu Gita dan Akelamo sering gangguan sehingga menyebabkan sering adanya pemadaman Listrik," Tambahnya.

Mendengar penyampaian dari Pihak PLN, Germa Oba kemudian merespon dan meminta untuk mencopot Kepala PLN rayon Sofifi dan Kepala jaringan PLN payahe, dan itu pun digubris langsung oleh pihak PLN sofifi, namun hanya menggaatikan kepala Jaringan PLN Payahe.

"Untuk Masalah pencopotan Kepala PLN Rayon Sofifi ini nanti kami akan membahasnya, kami harap masayarakat mempercayai masalah ini kepada kami," Harapnya.

warga kemudian merespon tanggapan pihak PLN, Dengan mengancam jika tak ada keputusan dari pihak PLN maka mereka berjanji akan melakukan aksi besar-besaran dan dengan mengancam akan membakar Fasilitasi kantor PLN payahe. (Dar)
Share:
Komentar

Berita Terkini