|
Menu Close Menu

Menetapan Tapal Batas Wilayah Tidore-Haltim Diserahkan Kesultanan

Selasa, 14 Mei 2019 | Mei 14, 2019
Sekda Kota Tikep Asrul Sani Soleman

TIDORE- Masalah tapal batas wilayah antara Kota Tidore Kepulauan (Tikep) dan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) belum lama ini. Pemkot Tikep dan Pemkab Haltim bertemu dengan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Asrul Sani Soleman bahwa hasil pertemuan itu menuai kesepakatan mengenai tapal batas wilayah dua daerah tersebut diserahkan kepada pihak Kesultanan Tidore untuk menetapkan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Timur.

“ Kami sudah bertemu dengan pihak Pemkab Haltim untuk membahas masalah tapal batas kedua wilayah ini, setelah masing-masing pihak berargumentasi mengenai wilayah masing-masing. Maka disepakati untuk dikembalikan ke Kesultanan untuk menentukannya, akan tetapi merujuk pada UU Nomor 1 tahun 2003 itu. Jadi tidak ada masalah lagi,” jelas Asrul Sani Soleman kepada wartawan di ruang kerjanya. Senin (13/5/2019)

Asrul juga menuturkan dalam waktu dekat akan dilakukan menetapkan tapal batas antara Desa Tului dan Desa Toseho, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

Tak hanya itu, pihaknya sudah berkonsultasi kepada walikota mengenai tapal batas kedua desa tersebut. Dan instruksi walikota telah memerintahkan agar dalam waktu dekat Pemerintah Daerah bersama-sama dengan kesultanan akan turun  di dua desa ini untuk ditetapkannya tapal batas wilayah tersebut.

”Pak wali sudah perintahkan dalam bulan puasa ini kalau ada waktu, kita langsung turun,” tukas Asrul.

Ia menambahkan penetapan tapal batas sebenarnya tidak ada masalah, tetapi kita melihat kesiapan kesultanan terlebih dahulu, ujarnya. (dar)

Bagikan:

Komentar